Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

El Nino Kuat Perpanjang Durasi Sehari Bumi

Fenomena El Nino kini memperpanjang durasi satu hari di Bumi hingga sekitar satu milidetik akibat perubahan pola angin global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 12.04 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 45x dibuka
El Nino Kuat Perpanjang Durasi Sehari Bumi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perubahan iklim global yang dipicu oleh El Nino kategori kuat menunjukkan dampak tak terduga, yakni perpanjangan durasi satu hari di Bumi. Berdasarkan data dari lembaga ilmiah internasional, rotasi planet ini mengalami sedikit perlambatan akibat penyesuaian momentum sudut antara atmosfer dan permukaan bumi. Perubahan ini terjadi karena pergeseran pola angin di wilayah tropis Pasifik, khususnya melemahnya angin pasat dan memperkuat angin dari barat ke timur.

Perubahan durasi sebesar satu milidetik, meski terlihat kecil, merupakan hasil pengukuran akurat dari sistem satelit dan observasi astronomi. Dengan durasi normal satu hari mencapai 86.400 detik, perbedaan ini setara dengan satu bagian dari seratus juta detik. Meski tidak terasa oleh manusia dalam aktivitas sehari-hari, ilmuwan menilai perubahan tersebut signifikan secara ilmiah dan dapat direkam secara konsisten.

Pemahaman mengenai fenomena ini dianalogikan dari gerakan fisika, seperti penari balet yang melambat saat merentangkan tangan. Ketika angin di Samudra Pasifik mengalami perubahan, distribusi energi rotasi Bumi terganggu, sehingga memperlambat kecepatan putarannya. Sebaliknya, saat kondisi berubah ke arah La Nina, Bumi cenderung berputar lebih cepat, memendekkan durasi satu hari.

Data terbaru menunjukkan suhu permukaan laut di zona Nino3.4 telah mencapai 29,70 derajat Celsius pada bulan September, melampaui rekor sebelumnya dari tahun 1982/1983, 1997/1998, dan 2015/2016. Meski demikian, para ilmuwan tetap berhati-hati dalam menyatakan bahwa fenomena ini adalah yang paling kuat sepanjang sejarah, karena pengaruh pemanasan global turut memengaruhi angka-angka tersebut.

Peningkatan suhu laut yang ekstrem ini diperkirakan akan berdampak luas, termasuk memperburuk kondisi kekeringan dan banjir di berbagai wilayah. El Nino bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi rotasi Bumi; perubahan pada lapisan es, air tanah, dan dinamika atmosfer juga dapat menyebabkan variasi kecil dalam durasi hari. Namun, El Nino kini menjadi perhatian utama karena intensitasnya yang mencatatkan rekor baru.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya