Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Empat Suporter PSS Tewas dalam Kecelakaan di Tol Ngawi

Bupati Sleman menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya empat suporter PSS Sleman dalam kecelakaan di Tol Ngawi-Kertosono, serta meminta peningkatan keselamatan dalam perjalanan tandang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 21.07 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 42x dibuka
Empat Suporter PSS Tewas dalam Kecelakaan di Tol Ngawi📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kecelakaan maut terjadi di Tol Ngawi-Kertosono KM 616+200, Desa Bajulan, Saradan, Madiun, pada Minggu pagi, menewaskan empat suporter PSS Sleman yang sedang dalam perjalanan menuju Surabaya untuk menyaksikan pertandingan melawan Persebaya. Kecelakaan melibatkan minibus Toyota Hiace berpelat AB 7831 E yang membawa 15 suporter dan sebuah truk tronton H 1872 AG, dengan insiden terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Dari empat korban meninggal, satu tewas di lokasi kejadian dan tiga lainnya meninggal di RSUD Caruban, sementara enam penumpang lainnya mengalami luka-luka ringan hingga berat.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan bela sungkawa mendalam atas kehilangan tersebut, menyatakan bahwa pemerintah daerah siap memberikan bantuan penanganan bagi korban, baik yang meninggal maupun yang dirawat. Ia menekankan pentingnya menjaga keselamatan seluruh suporter, terutama dalam perjalanan jauh, serta menyoroti perlunya peningkatan koordinasi antar kelompok pendukung seperti Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania.

Harda menekankan bahwa kecintaan besar yang ditunjukkan suporter harus menjadi motivasi bagi manajemen PSS Sleman untuk terus meningkatkan kualitas dan prestasi tim di kompetisi sepak bola nasional. Ia menyerukan agar perjalanan suporter selalu diatur secara tertib, dengan prioritas menggunakan transportasi umum seperti bus yang lebih aman, mengurangi risiko kecelakaan akibat perjalanan sendiri.

Ia juga mengimbau agar setiap rombongan suporter melakukan persiapan lebih matang sebelum berangkat, termasuk koordinasi lintas kelompok dan pemeriksaan kondisi kendaraan. Dengan langkah-langkah preventif yang lebih ketat, diharapkan tidak terulang tragedi serupa, sehingga setiap penonton dapat kembali ke Sleman dengan selamat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya