Minggu, 27 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Fadli Zon Kenang Guruh Soekarnoputra sebagai Penjaga Literasi dan Budaya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengenang almarhum Guruh Soekarnoputra sebagai tokoh seni dan budaya yang mendalam, khususnya sebagai penggemar buku dan pelaku pemajuan literasi nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 12.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
Fadli Zon Kenang Guruh Soekarnoputra sebagai Penjaga Literasi dan Budaya📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan rasa duka mendalam atas kepergian tokoh budaya dan seni, Guruh Soekarnoputra, yang meninggal dunia pada Sabtu pagi, 26 September, pada usia 73 tahun. Dalam perbincangan yang berlangsung selama lebih dari satu dekade, Fadli mengenang Guruh bukan hanya sebagai putra Presiden RI pertama, tetapi juga sebagai sosok yang sangat mencintai dunia literasi dan ilmu pengetahuan melalui perpustakaan pribadinya yang kaya koleksi.

Guruh, yang merupakan anak bungsu Soekarno dan Fatmawati, serta saudara kandung Megawati Soekarnoputri, berhasil membangun reputasi sebagai maestro independen di bidang seni dan budaya. Ia mampu membawa nama besar keluarganya ke dalam ranah kreatif tanpa terjebak dalam bayang-bayang sejarah. Fadli menekankan bahwa Guruh memiliki kecintaan mendalam terhadap kebudayaan nasional dan kerap berdialog tentang pentingnya pelestarian serta pengembangan seni di Indonesia.

Dalam pertemuan terakhir sekitar dua hingga tiga bulan lalu, Guruh menyambangi kantor Kementerian Kebudayaan untuk berdiskusi tentang arah pemajuan budaya dan kontribusi seni pertunjukan bagi masyarakat. Diskusi itu menjadi bukti bahwa meski berusia lanjut, semangat dan komitmen Guruh terhadap kebudayaan tetap utuh. Fadli menilai, kehadiran almarhum dalam ruang dialog kultural menjadi nilai tambah bagi upaya memperkuat identitas budaya Indonesia.

Pemakaman almarhum dilaksanakan secara khidmat di TPU Karet Bivak, Jakarta, di area yang berdekatan dengan makam ibundanya, Fatmawati, serta di samping makam M. Taufan Soekarnoputra. Acara turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, serta sejumlah pejabat tinggi dari partai dan kementerian.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya