Kemendagri Dapat Penghargaan BPS atas Pemanfaatan Data Statistik
Kemendagri meraih penghargaan dari BPS dalam Anugerah Hari Statistik Nasional 2026 berkat sinergi dalam optimalisasi data untuk pengendalian inflasi dan evaluasi kinerja daerah.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 12.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Dalam Negeri berhasil menyabet penghargaan kategori kementerian dalam Anugerah Hari Statistik Nasional Tahun 2026, yang diselenggarakan di Jakarta. Penghargaan diberikan langsung oleh Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dan Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi kepada Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Pengakuan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi Kemendagri dalam memanfaatkan data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan di tingkat daerah.
Sinergi antara Kemendagri dan BPS telah menjadi fondasi utama dalam menangani berbagai isu strategis, termasuk pengendalian inflasi daerah, pemantauan harga komoditas, serta evaluasi kinerja pemerintah daerah. Tito menegaskan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dalam menjaga stabilitas harga. Ia menyebut data dari BPS sebagai fondasi utama dalam merancang respons kebijakan yang tepat dan responsif terhadap fluktuasi harga di wilayah-wilayah terpencil.
Sebelumnya, data inflasi daerah hanya dirilis bulanan, yang dinilai terlambat untuk menangani dinamika pasar yang cepat. Berdasarkan masukan dari Kemendagri, BPS kemudian mengembangkan Indeks Perkembangan Harga (IPH), yang menyajikan pemantauan mingguan terhadap komoditas pangan kunci. Indeks ini menjadi alat penting untuk mengidentifikasi daerah dengan tekanan inflasi tinggi, menentukan akar penyebab, dan merancang intervensi yang tepat, sehingga inflasi daerah berhasil dikendalikan dalam kisaran 1,5 hingga 3,5 persen.
Tito juga menekankan bahwa data BPS akan dimanfaatkan untuk memantau pertumbuhan ekonomi di daerah sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekonomi nasional. Ia mengapresiasi peran BPS sebagai 'silent warrior' yang mendukung operasional pemerintahan secara efisien, terutama dalam respons bencana dan pemulihan ekonomi. Dengan data yang akurat dan cepat, Kemendagri mampu bekerja sama erat dengan lembaga seperti OJK dan LPS dalam mempercepat penanganan dampak sosial ekonomi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Dorong Dialog Global dalam Pidato PBB
Menteri Luar Negeri menyampaikan pesan Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB, menegaskan komitmen Indonesia memperluas kerja sama dan memperkuat multilateralisme.
27 September 2026

China Ajukan Prinsip Setara dalam Peradaban Global
Wakil Presiden China menegaskan kesetaraan semua negara di panggung internasional dan pentingnya kerja sama multilateral berbasis hukum serta keadilan global.
27 September 2026

Imipas Periksa Hilangnya Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membenarkan adanya fasilitas mewah yang tak ditemukan lagi setelah sidak Ombudsman, dan mulai mengusut keberadaan barang-barang tersebut.
27 September 2026

Fadli Zon Kenang Guruh Soekarnoputra sebagai Penjaga Literasi dan Budaya
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengenang almarhum Guruh Soekarnoputra sebagai tokoh seni dan budaya yang mendalam, khususnya sebagai penggemar buku dan pelaku pemajuan literasi nasional.
27 September 2026
Berita Lainnya

PRI Buton Selatan Dibawah Arfandi Siap Rebut Kursi Pemilu 2029
Minggu, 27 September 2026, 12.54 WITA

Suami Dicopot, Istri Pilih Jualan Nasi Bungkus untuk Bantu Mahasiswa
Minggu, 27 September 2026, 12.25 WITA

74 Juta Warga Usia 17 Tahun Belum Punya Rekening Bank
Minggu, 27 September 2026, 12.25 WITA

Bayan Hentikan Force Majeure Usai RKAB 2026 Disetujui ESDM
Minggu, 27 September 2026, 12.25 WITA

JL van der Velde, Otak di Balik Tether dan Kekayaan Rp680 Triliun
Minggu, 27 September 2026, 12.22 WITA

Ed Sheeran Kehilangan Lebih dari 439 Ribu Pengikut Imbas Kontroversi Macklemore
Minggu, 27 September 2026, 12.21 WITA

Pestapora 2026 Tutup dengan Kolaborasi Spektakuler
Minggu, 27 September 2026, 12.16 WITA

300 Anak Prasejahtera Menyaksikan Laga FIFA ASEAN Cup di Bandung
Minggu, 27 September 2026, 12.13 WITA

