Festival Budaya Nasional 2026 Hadirkan Keberagaman di Taman Reinwardt
Festival Budaya Nasional 2026 digelar di Bogor dengan tema "Budaya yang Terus Hidup", menghadirkan perpaduan seni, edukasi, dan interaksi langsung dari 200 seniman serta 10 objek pemajuan kebudayaan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 55x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Festival Budaya Nasional 2026 resmi dibuka di Taman Reinwardt, Kebun Raya Bogor, pada Sabtu (17/10), bertepatan dengan peringatan Hari Kebudayaan Nasional. Acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Mawar Budaya bekerja sama dengan Universitas Pakuan mengusung tema "Budaya yang Terus Hidup", menekankan pentingnya pelestarian nilai budaya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keberagaman budaya Indonesia.
Puncak acara diwarnai pagelaran budaya nusantara bertajuk "Mari Bersama Merawat Akar Budaya", yang melibatkan 200 seniman dari berbagai daerah. Pertunjukan ini menampilkan ragam ekspresi budaya mulai dari Sabang hingga Merauke, membentuk narasi kolektif tentang kekayaan tradisi bangsa. Selain pertunjukan, festival menyediakan ruang edukatif melalui pameran dan aktivitas interaktif yang menampilkan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK), seperti manuskrip lontar, ritus daur hidup Jawa, dan teknologi tempa tradisional.
Pengunjung juga diberi kesempatan untuk mempelajari langsung budaya melalui kegiatan seperti membatik, bermain tradisional, hingga menyimak dongeng Nusantara dan Hikayat Aceh. Warisan budaya takbenda diperkenalkan lewat wayang dan angklung interaktif, sementara instalasi Ketahanan Pangan Nusantara menyoroti pentingnya pengetahuan tradisional dalam pengelolaan pangan lokal. Lomba menggambar, kompetisi video pendek, serta Pasar Budaya UMKM menjadi wadah apresiasi terhadap kreativitas dan produk budaya yang inovatif.
Dialog Budaya Nasional menjadi bagian penting dalam rangkaian acara, dihadiri empat narasumber utama: Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan, Rektor Universitas Pakuan Didik Notosudjono, seniman dan akademisi Nungki Kusumastuti, serta sejarawan Asep Kambali, pendiri Komunitas Historia Indonesia. Mereka membahas pentingnya kolaborasi lintas generasi dan institusi dalam melestarikan warisan budaya. Tujuan utama festival tetap pada penguatan kesadaran kolektif: budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi kehidupan yang terus berkembang dan dirawat bersama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

