Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Freeport Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar Pasca-Gempa NTT

PT Freeport Indonesia menyalurkan bantuan senilai Rp2,5 miliar untuk masyarakat terdampak gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur, meliputi paket kemanusiaan, hunian sementara, dan sekolah darurat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 19.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Freeport Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar Pasca-Gempa NTT
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Freeport Indonesia (PTFI) menunjukkan komitmen kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan senilai Rp2,5 miliar bagi korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, bersama perwakilan karyawan asal NTT, di Kantor Gubernur Kupang, Selasa (1/9). Pengiriman dilakukan melalui pesawat dengan total beban 1,5 ton, menunjukkan respons cepat dan terkoordinasi dari perusahaan.

Bantuan yang disalurkan melalui Human Initiative terdiri atas 700 paket berisi perlengkapan dasar seperti bedding, hygiene kit, dan shelter kit. Selain itu, PTFI turut mendukung pembangunan lima hunian sementara (huntara) dan empat sekolah darurat untuk mendukung pemulihan infrastruktur dasar di wilayah terdampak, termasuk Mbeliling, Nagekeo, Manggarai, dan Manggarai Timur. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pasca-bencana.

Tim tanggap darurat PTFI, yang berasal dari unit operasional di Timika, Nabire, Gresik, dan Jakarta, telah beroperasi sejak 22 Agustus hingga 31 Agustus. Tim medis yang terdiri dari dokter dan paramedis memberikan layanan kesehatan di lima lokasi kritis, termasuk Wae Malang, Haju Wangi, Liang Dalo, Golo Wontong, dan Waso. Dalam periode tersebut, lebih dari 500 pasien menerima perawatan, dengan dukungan operasional dari posko tanggap darurat Kementerian ESDM.

Partisipasi karyawan PTFI dari berbagai wilayah, termasuk Tembagapura dan Kuala Kencana, turut mendukung melalui gerakan #PTFIPeduliNTT, yang diimbangi dengan donasi perusahaan dua kali lipat. Selain itu, PTFI juga menyalurkan bantuan dari Dana Kemanusiaan Kompas berupa 70 boks makanan kaleng dan obat-obatan, serta bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mendistribusikan 300 paket sembako, 300 hygiene kit, 300 shelter kit, dan 300 bedding kit.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang sangat berarti bagi upaya pemulihan. Ia menekankan bahwa bantuan bukan sekadar nilai materi, melainkan bentuk nyata dari solidaritas nasional. PTFI menegaskan kembali komitmen sebagai bagian dari ekosistem kemanusiaan, dengan pengalaman respons sebelumnya termasuk bencana banjir di Sumatra, longsor di Sidoarjo, serta bencana kekeringan dan banjir di berbagai wilayah Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya