Frozen Yogurt vs Es Krim: Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Studi menunjukkan es krim bisa memberi respons gula darah lebih lambat dibanding beberapa jenis frozen yogurt, terutama karena kandungan lemaknya.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 08.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pengendalian gula darah menjadi perhatian utama bagi penderita diabetes, namun tidak berarti makanan manis seperti es krim atau frozen yogurt harus dihindari sepenuhnya. Keduanya dapat dimasukkan dalam pola makan seimbang jika dikonsumsi dengan porsi terukur. Kunci utamanya terletak pada komposisi nutrisi dan cara penyajian, bukan hanya pada label produk yang beredar di pasar.
Setengah cangkir frozen yogurt rasa vanila mengandung sekitar 17 gram gula, 3 gram protein, dan 4 gram lemak. Meski dianggap lebih sehat, kandungan proteinnya tidak signifikan dibandingkan dengan harapan umum. Lebih mengejutkan, banyak produk frozen yogurt justru mengandung gula tambahan yang setara atau bahkan lebih tinggi dibanding es krim, guna mengurangi rasa asam alami dari yogurt dan memperbaiki tekstur. Ahli diet menyebutkan bahwa rendahnya lemak dalam produk ini bisa mempercepat penyerapan gula ke aliran darah, sehingga berpotensi menimbulkan lonjakan gula darah yang lebih cepat.
Di sisi lain, es krim dalam porsi setengah cangkir mengandung sekitar 14 gram gula dan 7 gram lemak—angka yang lebih tinggi dalam hal lemak, namun lebih rendah dalam hal gula dibandingkan frozen yogurt tertentu. Kandungan lemak penuh dalam es krim memiliki efek menghambat pengosongan lambung, sehingga menunda penyerapan gula ke dalam darah. Hal ini membuat respons gula darah cenderung lebih stabil dibandingkan dengan frozen yogurt rendah lemak yang kaya gula.
Penting untuk dicatat bahwa tidak ada produk yang secara mutlak lebih baik. Kedua makanan ini memiliki variasi komposisi yang sangat beragam tergantung merek dan formulasi. Oleh karena itu, membaca label nutrisi sebelum membeli menjadi langkah krusial. Porsi juga menjadi faktor penentu; mengonsumsi satu porsi kecil es krim justru bisa memberi respons yang lebih baik dibandingkan mengonsumsi frozen yogurt dalam jumlah besar dengan tambahan topping manis.
Respons individu terhadap makanan juga berbeda. Penggunaan alat pemantau gula darah kontinu (CGM) dapat membantu memahami bagaimana tubuh merespons masing-masing makanan secara pribadi. Dengan demikian, keputusan terbaik bukan ditentukan oleh asumsi umum, melainkan oleh pemahaman mendalam terhadap kandungan makanan dan respons tubuh pribadi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Program Pengawal Energi 2026 Siap Perkuat Penyaluran BBM di 3.679 SPBU
Pemerintah meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk meningkatkan pengawasan distribusi BBM bersubsidi dan penugasan di seluruh Indonesia melalui penempatan petugas berintegritas.
25 Oktober 2026

Data Center Skala Besar Diminta Mandiri Energi dan Air
Proyek data center besar di Indonesia, terutama yang mendukung kecerdasan buatan, diminta membangun sumber energi dan sistem air mandiri untuk menjaga keseimbangan pasokan nasional.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Pertunjukan kolosal Gandrung Sewu 2026 digelar malam hari di Pantai Marina Boom dengan konsep glow in the dark, menggabungkan seni tradisi dan teknologi modern untuk menarik generasi muda.
25 Oktober 2026

Program Pengawal Energi 2026 Diluncurkan untuk Perkuat Pengawasan BBM
Pemerintah resmi meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi dan penugasan di 3.679 SPBU melalui pemberdayaan putra-putri daerah.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

