Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gempa Flores Tewaskan 103 Orang, 7.029 Gempa Susulan Guncang Wilayah

Jumlah korban tewas akibat gempa di Flores, NTT, mencapai 103 orang dengan 7.029 kali gempa susulan tercatat hingga Selasa sore.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.57 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Gempa Flores Tewaskan 103 Orang, 7.029 Gempa Susulan Guncang Wilayah📷 BBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, terus bertambah hingga mencapai 103 jiwa per Selasa (25/08) sore, berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Wilayah paling terdampak adalah Kabupaten Manggarai dengan 41 korban tewas, disusul Manggarai Timur (34 jiwa), Nagekeo (13 jiwa), dan sisanya tersebar di sejumlah kabupaten lain yang terkena dampak, termasuk Sikka, Ngada, Ende, dan Manggarai Barat.

Sejauh ini, gempa susulan tercatat sebanyak 7.029 kali dengan magnitudo tertinggi mencapai 6,2 dan terendah 1,1. Gempa ini terus memicu ketakutan warga, terutama di daerah yang mengalami kerusakan struktural parah. BNPB melaporkan sebanyak 1.666 orang mengalami luka-luka akibat gempa, sementara jumlah warga yang mengungsi mencapai 185.131 jiwa. Tiga kabupaten dengan jumlah pengungsi terbanyak adalah Manggarai (50.556 jiwa), Nagekeo (50.358 jiwa), dan Manggarai Timur (31.372 jiwa).

Kerusakan infrastruktur terjadi secara luas, dengan 77.912 unit rumah terdampak. Dari jumlah tersebut, 24.597 unit mengalami kerusakan berat, 18.537 unit rusak sedang, dan 34.778 unit rusak ringan. BNPB juga melaporkan bahwa sejumlah jalan utama, termasuk ruas Jalan Trans-Flores yang membentang sekitar 700 kilometer, tertutup longsor, menyulitkan akses ke wilayah terpencil. Upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan, terutama di tiga kabupaten yang aksesnya terbatas.

Bantuan kemanusiaan terus didistribusikan melalui jalur darat, laut, dan udara. Hingga Selasa, total bantuan yang telah masuk mencapai 117 ton, dengan 492 ton disimpan di gudang siap distribusi. Bantuan berupa makanan, air bersih, selimut, obat-obatan, dan peralatan medis dikoordinasikan melalui Labuan Bajo dan Bandara Maumere. Pemerintah menyebut pemulihan jaringan listrik dan komunikasi sebagai tantangan utama dalam proses pemulihan pasca-bencana.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya