Gempa Flores Tewaskan 103 Orang, 7.029 Gempa Susulan Guncang Wilayah
Jumlah korban tewas akibat gempa di Flores, NTT, mencapai 103 orang dengan 7.029 kali gempa susulan tercatat hingga Selasa sore.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.57 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 BBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, terus bertambah hingga mencapai 103 jiwa per Selasa (25/08) sore, berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Wilayah paling terdampak adalah Kabupaten Manggarai dengan 41 korban tewas, disusul Manggarai Timur (34 jiwa), Nagekeo (13 jiwa), dan sisanya tersebar di sejumlah kabupaten lain yang terkena dampak, termasuk Sikka, Ngada, Ende, dan Manggarai Barat.
Sejauh ini, gempa susulan tercatat sebanyak 7.029 kali dengan magnitudo tertinggi mencapai 6,2 dan terendah 1,1. Gempa ini terus memicu ketakutan warga, terutama di daerah yang mengalami kerusakan struktural parah. BNPB melaporkan sebanyak 1.666 orang mengalami luka-luka akibat gempa, sementara jumlah warga yang mengungsi mencapai 185.131 jiwa. Tiga kabupaten dengan jumlah pengungsi terbanyak adalah Manggarai (50.556 jiwa), Nagekeo (50.358 jiwa), dan Manggarai Timur (31.372 jiwa).
Kerusakan infrastruktur terjadi secara luas, dengan 77.912 unit rumah terdampak. Dari jumlah tersebut, 24.597 unit mengalami kerusakan berat, 18.537 unit rusak sedang, dan 34.778 unit rusak ringan. BNPB juga melaporkan bahwa sejumlah jalan utama, termasuk ruas Jalan Trans-Flores yang membentang sekitar 700 kilometer, tertutup longsor, menyulitkan akses ke wilayah terpencil. Upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan, terutama di tiga kabupaten yang aksesnya terbatas.
Bantuan kemanusiaan terus didistribusikan melalui jalur darat, laut, dan udara. Hingga Selasa, total bantuan yang telah masuk mencapai 117 ton, dengan 492 ton disimpan di gudang siap distribusi. Bantuan berupa makanan, air bersih, selimut, obat-obatan, dan peralatan medis dikoordinasikan melalui Labuan Bajo dan Bandara Maumere. Pemerintah menyebut pemulihan jaringan listrik dan komunikasi sebagai tantangan utama dalam proses pemulihan pasca-bencana.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

