Google Maps Hadirkan Fitur Tersembunyi untuk Perjalanan Lebih Cerdas
Google Maps menyediakan puluhan fitur tersembunyi yang memudahkan pengguna dalam navigasi, pencarian tempat, hingga perencanaan perjalanan bersama tanpa perlu aplikasi tambahan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 19.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Google Maps kini menawarkan sejumlah fitur canggih yang tak banyak diketahui publik, namun secara signifikan meningkatkan efisiensi perjalanan. Dari kemampuan menampilkan jalur khusus seperti HOV hingga fitur pengenalan lingkungan melalui augmented reality, aplikasi ini terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan mobilitas modern. Beberapa di antaranya bahkan memungkinkan pengguna memprediksi kondisi lokasi tujuan sebelum berangkat, termasuk tingkat keramaian dan ketersediaan tempat parkir.
Salah satu fitur unggulan adalah kemampuan mengakses data historis melalui Street View, yang memungkinkan pengguna melihat perubahan fisik suatu lokasi dari waktu ke waktu. Dengan fitur ini, pengguna dapat memantau perkembangan fasilitas publik atau perubahan arsitektur di area tertentu. Selain itu, fitur "Immersive View" memberikan gambaran tiga dimensi dari tempat seperti stadion atau taman, sehingga perencanaan kunjungan menjadi lebih akurat dan terhindar dari kejutan di lapangan.
Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur kolaboratif seperti Lists untuk merancang perjalanan bersama teman. Melalui daftar bersama, setiap anggota bisa menambahkan destinasi dan memberi respons dengan emoji, memudahkan pemilihan tujuan secara kolektif. Sementara itu, fitur "menu highlights" memungkinkan pengecekan hidangan populer di restoran sebelum kunjungan, didukung oleh foto dan ulasan dari komunitas pengguna Maps.
Untuk kemudahan akses, Google Maps memungkinkan reservasi langsung dari aplikasi untuk restoran yang bekerja sama dengan mitra pemesanan. Di sisi lain, fitur Arrival Guidance membantu menemukan pintu masuk bangunan atau kompleks baru, sekaligus mengingatkan lokasi kendaraan setelah parkir. Dengan kombinasi navigasi AR, informasi real-time, dan data historis, Google Maps semakin menjadi alat utama dalam kehidupan mobilitas modern.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Menteri Perindustrian soroti potensi kendaraan Range Extended Electric Vehicle yang mampu menempuh 65 km per liter BBM dan menjangkau 1.600 km dengan pengisian penuh.
24 Oktober 2026

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

