Jumat, 18 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Haji Isam Dekati Akuisisi 30 Persen Saham Bayan

Rencana transfer 10 miliar saham BYAN ke PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam berpotensi mengubah struktur kepemilikan, dengan sisa kepemilikan Low Tuck Kwong tergantung alokasi detail dari transaksi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 15.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Haji Isam Dekati Akuisisi 30 Persen Saham Bayan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Transaksi pengalihan saham sebanyak 10 miliar lembar milik PT Bayan Resources Tbk (BYAN) ke PT Jhonlin Baratama, yang diketuai oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, tengah menjadi sorotan pasar. Jika terealisasi, transaksi tersebut akan menempatkan pemegang saham baru sebagai pemilik sekitar 30 persen dari total saham yang telah diterbitkan. Data per 31 Maret 2026 menunjukkan total saham yang beredar mencapai 33.333.335.000 lembar, dengan kepemilikan dominan dikuasai oleh Low Tuck Kwong dan putrinya, Elaine Low, yang secara bersama-sama menguasai 62,25 persen saham perusahaan tambang batu bara tersebut.

Dari total kepemilikan gabungan itu, Low Tuck Kwong memiliki 13,4 miliar saham (40,25 persen), sedangkan Elaine Low menguasai 7,3 miliar saham (22 persen). Sementara itu, PT Sumber Suryadaya Prima memiliki 3,3 miliar saham (10 persen), masyarakat nonwarkat mencatatkan 7,1 miliar saham (21,29 persen), dan sisa kepemilikan direksi lainnya sekitar 6,46 persen. Dengan pengalihan 10 miliar saham, maka sisa kepemilikan yang tidak dialihkan akan berada di kisaran 70 persen dari total saham.

Namun, belum dapat dipastikan berapa persentase saham Low Tuck Kwong yang tersisa setelah transaksi. Pasalnya, perjanjian jual beli saham yang telah ditandatangani antara Low Tuck Kwong, Elaine Low, dan PT Jhonlin Baratama tidak menyebutkan secara rinci alokasi saham dari masing-masing pihak. Jika seluruh 10 miliar saham berasal dari kepemilikan Low Tuck Kwong, maka sisa kepemilikannya akan berkurang menjadi sekitar 3,4 miliar saham atau setara 10,22 persen. Namun, jika sebagian saham berasal dari Elaine Low, maka pengurangan akan terjadi secara proporsional pada keduanya.

Sisanya, sekitar 70 persen saham, tetap tersebar di antara pemegang saham lain, termasuk PT Sumber Suryadaya Prima, masyarakat nonwarkat, dan direksi. Tidak ada indikasi bahwa seluruh porsi tersebut akan berpindah ke satu pihak tertentu. Struktur kepemilikan yang ada saat ini akan tetap berlaku, kecuali terjadi perubahan lebih lanjut melalui mekanisme pasar atau akuisisi tambahan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya