Kamis, 17 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Haji Isam Resmi Gandeng Jhonlin Baratama Caplok 10 Miliar Saham BYAN

PT Bayan Resources Tbk resmi mengumumkan pengalihan 10 miliar saham kepada PT Jhonlin Baratama melalui Haji Isam, dengan penyelesaian tergantung pada kondisi pendahuluan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 22.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Haji Isam Resmi Gandeng Jhonlin Baratama Caplok 10 Miliar Saham BYAN📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan tambang batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengonfirmasi adanya transaksi pengalihan saham pengendali kepada PT Jhonlin Baratama, entitas yang dikendalikan oleh Andi Syamsuddin Arsyad atau dikenal sebagai Haji Isam. Pengumuman tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Kamis malam, 17 September, menyusul penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (CSPPA) pada hari sebelumnya, 16 September. Transaksi ini melibatkan pengalihan sebanyak 10.000.000.500 saham biasa milik perusahaan, yang sebelumnya dikuasai oleh Low Tuck Kwong dan putrinya, Elaine Low.

Pihak manajemen Bayan menjelaskan bahwa penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Low Tuck Kwong selaku pendiri perusahaan dan Elaine Low, yang menyerahkan sahamnya kepada PT Jhonlin Baratama sebagai pembeli. Meskipun perjanjian telah ditandatangani, penyelesaian transaksi secara penuh belum terjadi karena masih tergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan. Penyelesaian tersebut akan berlaku efektif setelah semua syarat terpenuhi, termasuk persetujuan regulator dan kepatuhan terhadap ketentuan hukum yang berlaku.

Manajemen Bayan menegaskan bahwa proses pengalihan saham ini tidak akan menimbulkan dampak signifikan terhadap operasional perusahaan, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha di masa depan. Perusahaan menekankan bahwa kegiatan sehari-hari tetap berjalan normal dan tidak ada gangguan yang berdampak material akibat perubahan kepemilikan saham ini. Hal ini menunjukkan stabilitas struktur perusahaan meskipun terjadi perubahan dalam kepemilikan saham pengendali.

Sebelumnya, media melaporkan bahwa Haji Isam telah mengajukan penawaran akuisisi terhadap saham Bayan Resources dengan nilai sekitar US$3 miliar, setara Rp52,53 triliun berdasarkan kurs rata-rata Rp17.510 per dolar AS. Laporan tersebut menyebutkan bahwa penawaran ini merupakan bagian dari strategi ekspansi bisnis yang dikendalikan oleh entitas milik Haji Isam. Meskipun nilai tawaran dinilai masih sebagian kecil dari nilai pasar perusahaan, transaksi ini menandai perubahan signifikan dalam kepemilikan saham pengendali di perusahaan tambang batu bara yang telah lama dikuasai keluarga Low.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya