Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Harga BBM dan Avtur Indonesia Lebih Murah dari Tetangga

Indonesia menempati posisi terdepan dalam kompetitivitas harga bahan bakar minyak dan avtur di kawasan Asia Tenggara, menurut data terbaru dari perusahaan energi nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 17.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Harga BBM dan Avtur Indonesia Lebih Murah dari Tetangga📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Harga bahan bakar minyak (BBM) dan avtur di Indonesia dinilai masih lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga, berdasarkan analisis terkini yang disampaikan oleh perusahaan energi nasional. Dalam paparan yang disampaikan dalam forum koordinasi pengendalian inflasi daerah, disebutkan bahwa harga BBM RON 92 di Tanah Air mencapai Rp15.950 per liter, jauh lebih murah dibandingkan Singapura (Rp48.514), Thailand (Rp21.213), dan Filipina (Rp25.014).

Pada kategori BBM RON 95, Indonesia juga unggul sebagai negara dengan harga termurah di kawasan, yaitu Rp19.150 per liter, melebihi Malaysia (Rp19.822), Thailand (Rp21.412), Filipina (Rp25.288), dan Singapura (Rp48.795). Perbandingan ini menunjukkan keunggulan struktur harga yang diterapkan oleh penyedia energi nasional dalam konteks regional.

Sementara itu, harga avtur di Indonesia tercatat paling rendah di Asia Tenggara dengan angka Rp20.190 per liter. Bandingkan dengan Vietnam (Rp20.619), Thailand (Rp33.377), Singapura (Rp44.202), dan Malaysia (Rp46.006), yang semuanya menunjukkan selisih signifikan. Di sektor diesel, Indonesia menempati posisi ketiga terendah dengan harga Rp25.200 per liter, setelah Vietnam (Rp21.038) dan Malaysia (Rp23.988).

Pernyataan tersebut ditegaskan kembali oleh perwakilan perusahaan, yang menegaskan bahwa secara keseluruhan, harga BBM dan avtur di Indonesia tetap kompetitif dibandingkan negara lain di kawasan. Komparasi ini menjadi bukti bahwa kebijakan harga energi nasional tetap menjaga keseimbangan antara keberlanjutan operasional dan kenyamanan konsumen.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya