Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Polisi Buru Wanita Pelaku Penculikan dan Perampasan Kalung Anak di Kalideres

Tim kepolisian terus memburu seorang wanita terduga pelaku penculikan dan perampasan kalung emas terhadap dua anak perempuan di Kalideres, berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 17.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Polisi Buru Wanita Pelaku Penculikan dan Perampasan Kalung Anak di Kalideres📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Polisi kini memfokuskan pencarian terhadap seorang wanita yang diduga melakukan penculikan terhadap dua anak perempuan berusia 8 dan 9 tahun di wilayah Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu sore, 30 September, saat kedua korban sedang dalam perjalanan ke rumah tante untuk mengikuti les. Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diketahui mengendarai sepeda motor dan mengenakan jaket, helm, serta masker, sehingga sulit dikenali secara langsung.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), polisi telah melacak gerak-gerik pelaku yang kemudian melintasi wilayah Tangerang Kota. Tim melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang rute yang dilalui korban, sambil mengumpulkan keterangan dari warga sekitar dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Proses penyelidikan juga melibatkan kerja sama antara RT, RW, dan Lembaga Musyawarah Desa (LMD) setempat untuk memperluas jangkauan pencarian.

Korban pertama, KI (9), ditemukan sekitar pukul 17.50 WIB di kawasan Pegadungan dalam kondisi syok dan linglung. Ia menyampaikan bahwa adiknya dibawa oleh seorang wanita yang mengintimidasi dan melarangnya berbicara dengan siapa pun. Sementara itu, sang adik, CI (8), baru ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB di sebuah rumah kosong di Gempol Payak, dekat Bandara Soekarno-Hatta. Kedua korban sempat menolak komunikasi dan hanya memberikan isyarat, hingga akhirnya bisa diajak berbicara setelah beberapa jam.

Dari keterangan korban, pelaku mengancam akan meracuni jika keduanya meminum air atau berbicara dengan orang lain. Selain mengintimidasi, pelaku juga mencopot kalung emas yang dipakai masing-masing anak. Keterangan ini konsisten dari kedua korban, menunjukkan pelaku menggunakan pendekatan yang terstruktur dan terencana. Kini, kedua anak telah kembali ke pangkuan keluarga dan dalam kondisi stabil secara psikologis.

Kapolsek Kalideres menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung intensif dan pihaknya berharap pelaku segera dapat ditangkap. Penyidik terus menganalisis rekaman CCTV dan mengumpulkan bukti pendukung lainnya untuk mempercepat penangkapan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melapor jika menemukan informasi terkait keberadaan pelaku.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya