Harga Minyak Mentah Bisa Tembus USD200 Jika Aliran dari Timur Tengah Terhenti
CEO Vitol memperingatkan lonjakan harga minyak mentah hingga USD200 per barel jika pasokan dari Timur Tengah terganggu akibat ketegangan geopolitik.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 23.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah berpotensi memicu lonjakan tajam pada harga minyak mentah, dengan kemungkinan mencapai angka USD200 per barel jika aliran minyak terhambat. Peringatan ini disampaikan oleh Russell Hardy, pemimpin perusahaan perdagangan komoditas global Vitol, dalam forum energi di London. Ia menekankan bahwa sekitar 12 juta barel minyak mentah dan 2 juta barel produk olahan masih terus dikirim dari wilayah tersebut dalam periode tujuh hingga sepuluh hari terakhir.
Ketidakstabilan pasokan yang berlangsung dalam jangka panjang dikhawatirkan akan mengganggu keseimbangan pasar global, terutama menjelang musim dingin. Hardy menyoroti bahwa pasokan sebesar 10 hingga 14 juta barel per hari dari Timur Tengah merupakan kunci stabilitas, dan gangguan berkepanjangan dapat menurunkan tingkat persediaan di negara-negara Barat. Kondisi ini berpotensi memperburuk tekanan inflasi dan menekan ekonomi global.
Di tengah ancaman tersebut, Uni Eropa dijadwalkan menggelar pertemuan koordinasi kebijakan minyak pada hari Rabu pukul 08.00 waktu setempat, guna menentukan respons terhadap perkembangan terkini. Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam menilai dampak konflik terhadap pasar energi global dan memastikan ketersediaan pasokan strategis.
Di Inggris, harga solar telah mencatat rekor tertinggi, menyentuh 199,52 pence per liter pada pekan yang berakhir 5 Oktober 2026. Angka ini melampaui rekor sebelumnya sebesar 199,22 pence yang tercatat pada Juli 2022, saat invasi Rusia ke Ukraina mengguncang pasar energi. Harga rata-rata yang mendekati 2 poundsterling per liter setara sekitar USD10 per galon AS, menunjukkan dampak langsung dari ketegangan regional terhadap konsumen.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mazda Siapkan Generasi Baru BT-50 untuk Meluncur 2028
Mazda sedang mengembangkan generasi baru truk pikap BT-50 dengan peluncuran diperkirakan tahun 2028, berbasis kemitraan strategis dan desain baru.
6 Oktober 2026

MK Putuskan Syarat Ijazah Gibran Tidak Wajib Dipenuhi
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan yang menilai syarat pendidikan sebagai hal imperatif bagi calon wakil presiden, menyatakan keputusan KPU tetap sah.
6 Oktober 2026

MK: Tidak Ada Bukti Ijazah Setara SMA untuk Gibran
Mahkamah Konstitusi menegaskan tidak menemukan dokumen ijazah atau sertifikat setara SMA dari Gibran Rakabuming Raka, meski telah menjalani pendidikan di luar negeri.
6 Oktober 2026

Kodam Baru di DIY Resmi Berdiri di Godean
Kodam XXVI/Mataram resmi berdiri di Kapanewon Godean, Sleman, menggunakan lahan Sultan Ground yang disetujui Keraton Yogyakarta, menggantikan wilayah komando sebelumnya dari Kodam IV/Diponegoro.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya

DBH Migas Siak Anjlok ke Rp36 Miliar, Bupati Minta Keadilan Fiskal
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.21 WITA

Dana Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH Masuk Kas Negara
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.21 WITA

Bank Mandiri Perkuat Kebijakan Sosial di HUT ke-28
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.21 WITA

Ekspor UMKM Capai Rp6,21 Triliun Hingga Agustus 2026
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.21 WITA

Investor AS Percaya pada Prospek Ekonomi Indonesia
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.21 WITA

Sarmuji Dorong Transformasi Industri untuk Wujudkan Ekonomi 6 Persen 2027
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.21 WITA

DEWA Perbarui Penyajian Laporan Keuangan Semester I 2026
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.20 WITA

Stray Kids Pilih Tak Ikut Grammys demi Prinsip Musik Global
Selasa, 6 Oktober 2026, 23.16 WITA

