Hemat Belanja Bulanan dengan Ganti 6 Produk Ini
Mengurangi pengeluaran bukan berarti mengorbankan kebutuhan; ganti enam produk berbiaya tinggi dengan alternatif lebih murah dan sehat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 12.07 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 68x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam kondisi keuangan yang mengecil, evaluasi ulang daftar belanja bulanan menjadi langkah bijak untuk menjaga stabilitas anggaran. Banyak masyarakat cenderung mengurangi konsumsi makanan pokok, padahal sejumlah produk yang sering dianggap praktis justru memberikan beban finansial lebih besar. Dengan memilih alternatif yang lebih sederhana dan alami, penghematan bisa dilakukan tanpa mengorbankan kualitas gizi.
Buah potong siap santap, meski praktis, ternyata memiliki margin keuntungan tinggi—hingga 40 persen—karena proses pengolahan sudah dilakukan sebelumnya. Menggantinya dengan buah utuh yang dicuci dan dipotong sendiri justru lebih ekonomis dan sehat. Demikian pula dengan buah yang tidak sedang musim; harga cenderung melambung karena keterbatasan pasokan dan biaya transportasi. Memilih buah musiman, terutama di pasar tradisional, bisa mengurangi pengeluaran hingga signifikan.
Saus tomat siap pakai juga patut dipertimbangkan untuk diganti. Membuat saus sendiri dari tomat segar memungkinkan pengaturan rasa sesuai selera, serta menghindari bahan pengawet dan pemanis berlebihan. Selain itu, bumbu dapur dalam kemasan kecil di toserba sering kali lebih mahal per gram dibanding bumbu curah. Beli dalam jumlah sesuai kebutuhan dan simpan di tempat kering agar tetap awet.
Makanan kaleng seperti sarden, kacang, dan tuna, meski praktis, sebenarnya bisa digantikan dengan bahan mentah yang lebih murah. Misalnya, mengolah kacang kering menggunakan slow cooker selama empat jam bersama bawang bombai, bawang putih, dan daun salam, menghasilkan rasa yang lebih kaya dan sehat. Sementara camilan manis seperti es krim atau donat sebaiknya dibatasi frekuensinya, atau diganti dengan camilan rumahan sederhana yang lebih hemat.
Penghematan bukan berarti menghilangkan semua produk favorit, melainkan menyesuaikan konsumsi dengan kondisi keuangan. Dengan mengganti enam jenis produk tersebut, keluarga bisa tetap memenuhi kebutuhan pangan tanpa menekan anggaran secara berlebihan. Evaluasi rutin terhadap daftar belanja menjadi kunci agar pengeluaran tetap terkendali tanpa mengorbankan kualitas hidup.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

