Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Hemat Belanja Bulanan dengan Ganti 6 Produk Ini

Mengurangi pengeluaran bukan berarti mengorbankan kebutuhan; ganti enam produk berbiaya tinggi dengan alternatif lebih murah dan sehat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 12.07 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 68x dibuka
Hemat Belanja Bulanan dengan Ganti 6 Produk Ini📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Dalam kondisi keuangan yang mengecil, evaluasi ulang daftar belanja bulanan menjadi langkah bijak untuk menjaga stabilitas anggaran. Banyak masyarakat cenderung mengurangi konsumsi makanan pokok, padahal sejumlah produk yang sering dianggap praktis justru memberikan beban finansial lebih besar. Dengan memilih alternatif yang lebih sederhana dan alami, penghematan bisa dilakukan tanpa mengorbankan kualitas gizi.

Buah potong siap santap, meski praktis, ternyata memiliki margin keuntungan tinggi—hingga 40 persen—karena proses pengolahan sudah dilakukan sebelumnya. Menggantinya dengan buah utuh yang dicuci dan dipotong sendiri justru lebih ekonomis dan sehat. Demikian pula dengan buah yang tidak sedang musim; harga cenderung melambung karena keterbatasan pasokan dan biaya transportasi. Memilih buah musiman, terutama di pasar tradisional, bisa mengurangi pengeluaran hingga signifikan.

Saus tomat siap pakai juga patut dipertimbangkan untuk diganti. Membuat saus sendiri dari tomat segar memungkinkan pengaturan rasa sesuai selera, serta menghindari bahan pengawet dan pemanis berlebihan. Selain itu, bumbu dapur dalam kemasan kecil di toserba sering kali lebih mahal per gram dibanding bumbu curah. Beli dalam jumlah sesuai kebutuhan dan simpan di tempat kering agar tetap awet.

Makanan kaleng seperti sarden, kacang, dan tuna, meski praktis, sebenarnya bisa digantikan dengan bahan mentah yang lebih murah. Misalnya, mengolah kacang kering menggunakan slow cooker selama empat jam bersama bawang bombai, bawang putih, dan daun salam, menghasilkan rasa yang lebih kaya dan sehat. Sementara camilan manis seperti es krim atau donat sebaiknya dibatasi frekuensinya, atau diganti dengan camilan rumahan sederhana yang lebih hemat.

Penghematan bukan berarti menghilangkan semua produk favorit, melainkan menyesuaikan konsumsi dengan kondisi keuangan. Dengan mengganti enam jenis produk tersebut, keluarga bisa tetap memenuhi kebutuhan pangan tanpa menekan anggaran secara berlebihan. Evaluasi rutin terhadap daftar belanja menjadi kunci agar pengeluaran tetap terkendali tanpa mengorbankan kualitas hidup.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya