Hindari Teh Setelah Makan untuk Jaga Penyerapan Nutrisi
Minum teh langsung setelah makan dapat menghambat penyerapan zat besi dan mineral lain, berisiko tingkatkan anemia, serta ganggu pencernaan dan kesehatan metabolisme.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 21.15 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 28x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Konsumsi teh setelah menyantap makanan menjadi kebiasaan umum di kalangan masyarakat Indonesia, terutama dalam bentuk es teh manis atau teh hangat. Namun, praktik ini dinilai kurang ideal dari sisi kesehatan oleh para ahli. Berdasarkan panduan global dari World Health Organization (WHO), teh dan kopi termasuk dalam kategori inhibitor kuat terhadap penyerapan zat besi nabati, sehingga dianjurkan untuk dikonsumsi di luar waktu makan agar tidak mengganggu proses penyerapan nutrisi.
Senyawa utama dalam teh, seperti tanin dan polifenol, berpotensi mengikat mineral penting seperti zat besi, kalsium, magnesium, dan seng di saluran pencernaan. Akibatnya, nutrisi dari makanan tidak dapat diserap secara maksimal oleh tubuh. Hal ini khususnya berdampak signifikan pada kelompok rentan seperti remaja, wanita usia subur, dan ibu hamil yang berisiko tinggi mengalami defisiensi zat besi jika kebiasaan ini berlangsung secara rutin.
Selain mengganggu penyerapan nutrisi, minum teh setelah makan juga dapat memicu gangguan pencernaan. Kandungan kafein dalam teh mendorong produksi asam lambung berlebih, yang dapat menimbulkan gejala seperti perut kembung, mual, dan rasa perih di ulu hati. Bagi penderita GERD atau maag, kondisi ini bisa memperburuk kondisi kesehatan lambung. Tanin yang terkandung dalam teh juga memiliki sifat mengikat protein, yang berpotensi menyebabkan sembelit pada sebagian individu.
Untuk mengurangi risiko kesehatan tersebut, disarankan memperhatikan waktu konsumsi teh. Idealnya, tunggu minimal satu jam setelah makan sebelum minum teh, agar proses pencernaan dan penyerapan nutrisi berjalan lancar. Sebagai alternatif, air putih tetap menjadi pilihan utama setelah makan. Jika ingin menikmati minuman lain, jus buah alami tanpa gula tambahan seperti jeruk atau jambu bisa membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Pilihan teh tawar juga lebih aman jika dikonsumsi di luar jam makan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Festival Jajanan Bango 2026 digelar di Hutan Kota GBK Jakarta, menampilkan lebih dari 50 pelaku UMKM kuliner untuk memperluas akses pasar dan memperkuat ekosistem kreatif generasi muda.
24 Oktober 2026

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Kreator makanan Nex Carlos menikmati beragam sajian unik dari Festival Jajanan Bango 2026, menyoroti keberhasilan paduan rasa lokal dan global dalam kreasi kuliner modern.
24 Oktober 2026

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Nilai ekspor kecap asal Indonesia mencapai 18,81 juta dolar AS pada periode Januari hingga Agustus 2026, menunjukkan pertumbuhan signifikan di pasar global.
24 Oktober 2026

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Suhu penyajian kopi tidak menentukan manfaat kesehatannya, namun metode penyeduhan dan jenis biji berdampak pada kandungan kafein dan antioksidan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

