Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Hindari Teh Setelah Makan untuk Jaga Penyerapan Nutrisi

Minum teh langsung setelah makan dapat menghambat penyerapan zat besi dan mineral lain, berisiko tingkatkan anemia, serta ganggu pencernaan dan kesehatan metabolisme.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 21.15 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 28x dibuka
Hindari Teh Setelah Makan untuk Jaga Penyerapan Nutrisi📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Konsumsi teh setelah menyantap makanan menjadi kebiasaan umum di kalangan masyarakat Indonesia, terutama dalam bentuk es teh manis atau teh hangat. Namun, praktik ini dinilai kurang ideal dari sisi kesehatan oleh para ahli. Berdasarkan panduan global dari World Health Organization (WHO), teh dan kopi termasuk dalam kategori inhibitor kuat terhadap penyerapan zat besi nabati, sehingga dianjurkan untuk dikonsumsi di luar waktu makan agar tidak mengganggu proses penyerapan nutrisi.

Senyawa utama dalam teh, seperti tanin dan polifenol, berpotensi mengikat mineral penting seperti zat besi, kalsium, magnesium, dan seng di saluran pencernaan. Akibatnya, nutrisi dari makanan tidak dapat diserap secara maksimal oleh tubuh. Hal ini khususnya berdampak signifikan pada kelompok rentan seperti remaja, wanita usia subur, dan ibu hamil yang berisiko tinggi mengalami defisiensi zat besi jika kebiasaan ini berlangsung secara rutin.

Selain mengganggu penyerapan nutrisi, minum teh setelah makan juga dapat memicu gangguan pencernaan. Kandungan kafein dalam teh mendorong produksi asam lambung berlebih, yang dapat menimbulkan gejala seperti perut kembung, mual, dan rasa perih di ulu hati. Bagi penderita GERD atau maag, kondisi ini bisa memperburuk kondisi kesehatan lambung. Tanin yang terkandung dalam teh juga memiliki sifat mengikat protein, yang berpotensi menyebabkan sembelit pada sebagian individu.

Untuk mengurangi risiko kesehatan tersebut, disarankan memperhatikan waktu konsumsi teh. Idealnya, tunggu minimal satu jam setelah makan sebelum minum teh, agar proses pencernaan dan penyerapan nutrisi berjalan lancar. Sebagai alternatif, air putih tetap menjadi pilihan utama setelah makan. Jika ingin menikmati minuman lain, jus buah alami tanpa gula tambahan seperti jeruk atau jambu bisa membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Pilihan teh tawar juga lebih aman jika dikonsumsi di luar jam makan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya