Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Hongaria Percepat Reboisasi untuk Hadapi Krisis Iklim

Pemerintah Hongaria resmi meluncurkan program penghijauan besar dengan anggaran puluhan miliar forint untuk tanam jutaan pohon dan bangun koridor hijau hingga 2030.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 16.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Hongaria Percepat Reboisasi untuk Hadapi Krisis Iklim
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Hongaria mengumumkan peluncuran program reboisasi nasional skala besar yang akan berlangsung hingga tahun 2030, dengan alokasi dana mencapai puluhan miliar forint Hongaria. Program ini disetujui dalam sidang parlemen pertama dan dirancang untuk memperkuat ketahanan ekosistem terhadap tekanan iklim yang semakin intens. Fokus utamanya adalah penanaman kembali jutaan pohon, pembangunan hutan baru, serta penciptaan kawasan pejalan kaki dan koridor hijau di sepanjang aliran sungai dan wilayah perkotaan.

Langkah ini menekankan pemilihan spesies pohon yang tahan terhadap kekeringan, perbaikan kualitas hutan, serta pengendalian spesies invasif yang mengancam keanekaragaman hayati. Selain itu, penanaman pohon akan dikombinasikan dengan strategi retensi air guna mengurangi dampak panas ekstrem, kekeringan, dan perubahan cuaca ekstrem. Program ini disusun sebagai respons terhadap musim panas terpanas dalam sejarah negara sejak pencatatan dimulai pada 1901.

Kekeringan parah selama musim panas telah menyebabkan penurunan permukaan air Sungai Danube secara signifikan, yang berdampak langsung pada operasional pembangkit listrik tenaga nuklir Paks. Kondisi tersebut memaksa pengurangan produksi listrik dan mendorong penerapan langkah darurat dalam pengelolaan sumber daya air. Program penghijauan diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk memperbaiki keseimbangan ekologis dan memitigasi risiko bencana alam akibat perubahan iklim.

Kelompok lingkungan "10 Millio Fa" (10 Juta Pohon) menyambut positif langkah pemerintah, menilai inisiatif ini sebagai awal yang berarti. Namun, mereka menekankan perlunya reformasi ekologis yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan, termasuk pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program dan transparansi penggunaan anggaran.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya