IHSG Awal Perdagangan Naik Tipis di 6.154
Indeks saham Indonesia dibuka menguat 0,13% pada level 6.154,97, didorong permintaan yang kuat terhadap obligasi AS meski tekanan global masih menghantui pasar.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.28 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan hari ini, Kamis, 8 Oktober 2026, dengan kenaikan tipis sebesar 8,25 poin atau 0,13%, berada di posisi 6.154,97. Pergerakan awal ini terjadi meski dalam tiga menit pertama pasar sempat menyentuh level terendah 6.137 sebelum kembali menguat ke zona hijau. Pergerakan tersebut mencerminkan ketegangan antara sentimen positif dari permintaan surat utang pemerintah AS dan tekanan dari pergerakan imbal hasil global.
Dari sisi aktivitas perdagangan, sebanyak 198 saham menguat, 226 melemah, dan 242 lainnya bergerak datar. Volume perdagangan mencapai 2,34 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp499 miliar yang terjadi dalam 84.822 kali transaksi. Kenaikan ini terjadi di tengah perhatian pasar terhadap perkembangan kebijakan moneter global, terutama hasil risalah rapat The Fed yang dirilis dini hari tadi, serta data uang primer dalam negeri.
Pasar global menunjukkan tekanan berkelanjutan, terutama setelah yield obligasi AS tenor 10 tahun sempat menyentuh 5,365%, level tertinggi sejak April 2002. Meski kemudian turun menjadi 5,300% pada lelang sebesar US$39 miliar, permintaan tetap kuat dengan rasio 2,77 kali dari jumlah yang ditawarkan. Investor institusi dan bank sentral menyerap 80,34% dari total permintaan, menunjukkan kepercayaan terhadap surat utang AS meskipun imbal hasil tinggi.
Pergerakan yield obligasi jangka panjang AS juga berdampak pada pasar berkembang, termasuk Indonesia, karena dapat memicu aliran modal keluar dari aset berisiko. Di kawasan Asia, bursa saham Jepang, Korea Selatan, dan Australia bergerak turun masing-masing 0,4%, 0,35%, dan 0,4%, menunjukkan sentimen hati-hati terhadap risiko likuiditas dan kenaikan suku bunga global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anwar Ibrahim Dorong Kenaikan Upah dan Diskon Pajak Jelang Pemilu
Pemerintah Malaysia naikkan upah minimum hingga 2.000 ringgit dan beri diskon pajak besar, di tengah tekanan fiskal dan persiapan pemilu 2028.
10 Oktober 2026

Bank Sampah Putri Nyale Dukung Kebersihan Mandalika
Bantuan kendaraan listrik dan tempat penampungan dari Pertamina perkuat operasional bank sampah di Desa Kuta, meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah jelang Grand Prix 2026.
10 Oktober 2026

Asing Kompak Beli 10 Saham Ini Saat IHSG Melemah
Investor asing menunjukkan konsistensi beli di 10 saham unggulan meski IHSG turun 0,75% pada perdagangan Rabu, dengan total pembelian bersih mencapai Rp871,36 miliar.
10 Oktober 2026

Realisasi Capex dan Dividen Tumbuh, Saham Ritel dan Digital Jadi Sorotan
Pasar saham melemah dengan tekanan dari aksi jual asing, sementara emiten seperti AMRT, WIFI, dan REAL menunjukkan proyeksi pertumbuhan melalui dividen dan ekspansi infrastruktur digital.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pendemo dan Tokoh Oposisi Ditangkap Jelang Aksi Besar di New Delhi
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.29 WITA

ADHI Lepas Saham Tol Jogja-Solo ke SMI Senilai Rp1,77 T
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.28 WITA

Bulog Rencanakan Bangun 100 Gudang Baru untuk Kurangi Sewa
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.24 WITA

Hemat Belanja Pangan Saat Harga Melonjak
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.24 WITA

BRILink Agen Kirana Dorong Ekonomi Desa Lewat Layanan Keuangan
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.23 WITA

Danantara Siap Masuk Pasar Saham Saat IHSG Terkoreksi
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.23 WITA

Pemerintah Percepat Hilirisasi Nikel di Weda Bay
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.22 WITA

Diplo Terpukau Aksi Koplo DJ Asal Kendari
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.18 WITA

