Asing Lepas Saham-Saham Unggulan, IHSG Terkoreksi 1,88%
Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp867 miliar, menyebabkan IHSG turun ke level 6.031,28 akibat penjualan besar-besaran pada 10 saham utama.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.58 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan pada penutupan perdagangan Kamis (8/10/2026), merosot 1,88% ke posisi 6.031,28. Pelemahan ini terjadi di tengah volume transaksi yang cukup tinggi, mencapai 632 juta lot dengan frekuensi perdagangan 1,95 juta kali dan nilai transaksi mencapai Rp12,79 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 497 mengalami penurunan harga, sementara hanya 171 saham yang berhasil menguat, sisanya stagnan.
Ketegangan pasar terlihat dari aktivitas investor asing yang terus menjual saham secara masif. Secara keseluruhan, asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp867,27 miliar, terdiri dari Rp848,28 miliar di pasar reguler dan Rp19 miliar di pasar negosiasi serta tunai. Penjualan ini menandai kelanjutan aksi profit taking dan penghindaran risiko di tengah ketidakpastian pasar global.
Dari 10 saham yang paling banyak dilepas asing, dominasi berasal dari emiten sektor perbankan dan pertambangan. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menjadi yang paling banyak dijual dengan nilai Rp207,29 miliar, disusul oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar Rp190,63 miliar. Sementara itu, saham-saham seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga mengalami penjualan bersih besar, masing-masing di atas Rp50 miliar.
Ketiga saham lain yang turut menjadi sasaran penjualan asing adalah PT United Tractors Tbk. (UNTR), PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), dengan nilai penjualan masing-masing mencapai Rp48,87 miliar, Rp45,31 miliar, dan Rp44,21 miliar. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) juga termasuk dalam daftar top net foreign sell, dengan nilai penjualan bersih masing-masing Rp38,48 miliar dan Rp26,86 miliar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Asing Beli Besar, IHSG Terpuruk 1,88%
IHSG turun 1,88% ke 6.031,28 akibat tekanan jual, sementara asing catatkan pembelian bersih di 10 saham kunci meski total net sell mencapai Rp867 miliar.
10 Oktober 2026

PBSA Gelar Stock Split, Nilai Saham Turun Jadi Rp25
PT Paramita Bangun Sarana Tbk resmi melakukan pemecahan saham dengan rasio 1:2, menurunkan nilai nominal dari Rp50 menjadi Rp25 per lembar, mulai 14 Oktober 2026.
10 Oktober 2026

BEI Perkuat Standar Keuangan IPO Mulai 2026
BEI memperketat syarat keuangan bagi perusahaan IPO dan perkuat kriteria kelangsungan di papan utama mulai Oktober 2026.
10 Oktober 2026

IHSG Sesi I Naik 0,35% ke Level 6.052
Indeks Harga Saham Gabungan berakhir menguat 0,35% pada sesi I perdagangan Jumat, didorong penguatan sektor utama dan pergerakan saham penggerak utama.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

BIKE Perkuat Lini Bisnis Energi Lewat Akuisisi Tambang Batu Bara
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.57 WITA

Asing Jual Bersih Rp32 Miliar, Tapi 10 Saham Ini Justru Dibeli Melimpah
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.57 WITA

Hindari Kehilangan Dana, Ini 11 Langkah Perlindungan M-Banking
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.57 WITA

Duit Warga Raib Rp9,1 Triliun, OJK Sebut 1.000 Laporan Harian
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.56 WITA

Kredit Bermasalah? Ini Langkah Bersihkan Rekam Jejak di SLIK OJK
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.56 WITA

IHSG Tertekan 1,88% ke Level 6.031 di Penutupan Kamis
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.56 WITA

Danantara Dukung Impor KRL Bekas Jepang untuk Kebutuhan Publik
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.55 WITA

Kemenkop Tekankan Koperasi Jadi Mitra Layanan Gaji ASN, Bukan Pengganti Bank
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.55 WITA

