Asing Jual Bersih Rp32 Miliar, Tapi 10 Saham Ini Justru Dibeli Melimpah
Meski mencatat penjualan bersih Rp32,05 miliar, asing tetap membeli saham-saham tertentu secara masif pada perdagangan Jumat (9/10/2026), dengan SINI, CUAN, dan ARCI jadi yang paling banyak diborong.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.57 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi pertama perdagangan Jumat, 9 Oktober 2026, di level 6.052,51, menguat 0,35% atau naik 21,23 poin. Meski berada di zona positif, arus modal asing tetap menunjukkan kecenderungan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp32,05 miliar. Data dari Stockbit Sekuritas menunjukkan, total pembelian asing mencapai Rp1,20 triliun, sedangkan penjualan mencapai Rp1,24 triliun, menghasilkan selisih negatif tersebut.
Di tengah penjualan bersih, sejumlah emiten justru menjadi incaran asing. PT. Singaraja Putra Tbk. (SINI) menjadi yang paling banyak dibeli dengan nilai net buy mencapai Rp15,94 miliar. Di posisi kedua, PT. Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) dicatatkan pembelian bersih sebesar Rp12,80 miliar, disusul PT. Archi Indonesia Tbk. (ARCI) dengan pembelian bersih Rp9,52 miliar. Asing juga memperkuat posisi di PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT. Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS), masing-masing dengan net buy Rp9,11 miliar dan Rp8,96 miliar.
Selain kelima emiten tersebut, lima saham lain juga menjadi target pembelian asing signifikan. PT. Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) mencatat net buy Rp6,62 miliar, disusul PT. Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) Rp6,48 miliar, PT. Indosat Tbk. (ISAT) Rp6,33 miliar, PT. Gudang Garam Tbk. (GGRM) Rp5,64 miliar, dan PT. Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) Rp5,34 miliar. Kenaikan permintaan terhadap saham-saham ini menunjukkan minat asing terhadap sektor industri, teknologi, dan konsumer.
Di sisi lain, asing melepas saham secara signifikan dari emiten tertentu. PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menjadi yang paling banyak dilepas dengan net sell Rp27,91 miliar. Disusul PT. Bumi Resources Tbk. (BUMI) sebesar Rp21,98 miliar dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Rp20,63 miliar. Selain itu, PT. Solusi Kemasan Digital Tbk. (PACK), PT. Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG), dan emiten tambang seperti PT. Aneka Tambang Tbk. (ANTM), PT. Vale Indonesia Tbk. (INCO), serta PT. Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE) juga mengalami penjualan bersih dari asing, masing-masing di kisaran Rp7 miliar hingga Rp15 miliar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Asing Beli Besar, IHSG Terpuruk 1,88%
IHSG turun 1,88% ke 6.031,28 akibat tekanan jual, sementara asing catatkan pembelian bersih di 10 saham kunci meski total net sell mencapai Rp867 miliar.
10 Oktober 2026

Asing Lepas Saham-Saham Unggulan, IHSG Terkoreksi 1,88%
Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp867 miliar, menyebabkan IHSG turun ke level 6.031,28 akibat penjualan besar-besaran pada 10 saham utama.
10 Oktober 2026

PBSA Gelar Stock Split, Nilai Saham Turun Jadi Rp25
PT Paramita Bangun Sarana Tbk resmi melakukan pemecahan saham dengan rasio 1:2, menurunkan nilai nominal dari Rp50 menjadi Rp25 per lembar, mulai 14 Oktober 2026.
10 Oktober 2026

BEI Perkuat Standar Keuangan IPO Mulai 2026
BEI memperketat syarat keuangan bagi perusahaan IPO dan perkuat kriteria kelangsungan di papan utama mulai Oktober 2026.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

IHSG Sesi I Naik 0,35% ke Level 6.052
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.57 WITA

BIKE Perkuat Lini Bisnis Energi Lewat Akuisisi Tambang Batu Bara
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.57 WITA

Hindari Kehilangan Dana, Ini 11 Langkah Perlindungan M-Banking
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.57 WITA

Duit Warga Raib Rp9,1 Triliun, OJK Sebut 1.000 Laporan Harian
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.56 WITA

Kredit Bermasalah? Ini Langkah Bersihkan Rekam Jejak di SLIK OJK
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.56 WITA

IHSG Tertekan 1,88% ke Level 6.031 di Penutupan Kamis
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.56 WITA

Danantara Dukung Impor KRL Bekas Jepang untuk Kebutuhan Publik
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.55 WITA

Kemenkop Tekankan Koperasi Jadi Mitra Layanan Gaji ASN, Bukan Pengganti Bank
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.55 WITA

