Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Hindari Kehilangan Dana, Ini 11 Langkah Perlindungan M-Banking

Masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan digital yang mengancam keamanan rekening melalui layanan mobile banking dengan mengikuti sejumlah langkah pencegahan yang telah disiapkan oleh otoritas keuangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 17.57 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Hindari Kehilangan Dana, Ini 11 Langkah Perlindungan M-Banking📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Ancaman kejahatan digital kini semakin mengintai pengguna layanan perbankan digital, terutama melalui pemanfaatan aplikasi mobile banking. Dengan sedikit kelalaian, uang hasil menabung bertahun-tahun bisa raib dalam hitungan detik akibat aksi pencurian data, penyebaran malware, atau upaya menipu melalui pesan dan tautan palsu yang menyerupai layanan resmi. Khususnya, modus yang mengandalkan kepercayaan korban untuk membagikan informasi sensitif seperti PIN atau kode verifikasi menjadi ancaman utama.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat untuk tidak membagikan kode akses atau data pribadi kepada siapa pun, bahkan jika pihak yang menghubungi mengaku sebagai petugas bank. Mencatat PIN atau kode keamanan di tempat yang mudah diakses juga berisiko tinggi, karena bisa dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Setiap transaksi harus dipastikan dengan cermat, termasuk memverifikasi informasi seperti nomor rekening, jumlah, dan tujuan transfer, sebelum menyetujui proses pembayaran.

Penting bagi pengguna untuk selalu memantau notifikasi transaksi yang dikirim melalui SMS atau email. Bila menemukan aktivitas mencurigakan, segera hubungi bank untuk konfirmasi dan tindakan lebih lanjut. Jika merasa PIN telah diketahui orang lain, segera ganti kode akses tersebut. Dalam kondisi kartu SIM hilang atau dicuri, segera laporkan ke bank agar layanan terkait bisa diblokir demi mencegah penyalahgunaan.

Pengguna juga diminta untuk menghindari aplikasi atau tautan mencurigakan yang berpotensi mengandung malware. Jaringan internet publik seperti WiFi gratis di tempat umum harus dihindari saat melakukan transaksi perbankan, karena rentan diretas. Setelah selesai bertransaksi, selalu keluar dari aplikasi dan pastikan perangkat tidak ditinggalkan dalam keadaan terbuka. Sebelum menjual atau mengganti ponsel, pastikan semua data pribadi dan informasi perbankan telah dihapus secara permanen.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya