Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Komdigi Perluas Penindakan Judi Online ke Aliran Dana

Pemerintah memperluas penanganan judi online dengan menyasar aliran dana, bukan hanya memblokir konten, untuk menghentikan ekosistem perjudian secara menyeluruh.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Komdigi Perluas Penindakan Judi Online ke Aliran Dana📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa upaya pemberantasan judi online tidak dapat hanya berhenti pada pemblokiran situs atau penghapusan konten. Ia menyoroti perlunya pendekatan yang lebih komprehensif, khususnya dengan menekan aliran dana yang menjadi tulang punggung aktivitas perjudian digital. Menurutnya, tanpa menghentikan sumber pendanaan, ekosistem judi tetap dapat bertahan meski aksesnya dibatasi.

Dalam pernyataannya di Jakarta Pusat, Meutya menyampaikan bahwa penindakan harus menyentuh semua aspek—mulai dari platform, konten, hingga transaksi keuangan. Ia menekankan bahwa modus operasi pelaku judi online kini semakin canggih, sehingga respons pemerintah harus adaptif dan menyeluruh. Memblokir satu situs saja tidak cukup jika dana masih dapat mengalir melalui saluran lain yang tidak terdeteksi.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kini memperkuat kolaborasi dengan instansi terkait, termasuk lembaga keuangan dan penegak hukum, untuk melacak dan menghentikan aliran dana yang digunakan untuk operasional judi online. Langkah ini menjadi bagian dari strategi integratif yang menekankan pentingnya sinergi antara pengawasan digital dan penegakan hukum.

Meutya menegaskan bahwa keberhasilan penindakan judi online tergantung pada keterpaduan antara upaya teknis, regulasi, dan penegakan hukum. Ia menilai bahwa hanya dengan memutus semua saluran pendanaan, ekosistem perjudian digital bisa benar-benar diredam. Tujuan utamanya adalah menciptakan ruang digital yang aman, bebas dari aktivitas ilegal, dan mendukung pertumbuhan digital yang sehat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya