Demokrat Tekankan Fokus pada Tugas Pemerintahan, Belum Bahas Capres 2029
Partai Demokrat menegaskan belum membahas calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2029, sambil menekankan komitmen penuh terhadap kinerja pemerintahan saat ini.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Partai Demokrat secara tegas menyatakan belum memasukkan pembahasan mengenai calon presiden dan wakil presiden untuk pemilihan tahun 2029 ke dalam agenda internal. Pernyataan ini disampaikan menyusul pernyataan partai lain yang telah menunjuk Prabowo Subianto sebagai calon utama. Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menegaskan bahwa fokus utama partai saat ini adalah menyukseskan tugas pemerintahan yang diemban oleh Ketua Umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono, yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Herzaky menekankan bahwa keputusan politik untuk 2029 masih jauh, dan saat ini bukan waktu yang tepat untuk mengusulkan atau menentukan tokoh-tokoh tertentu. Ia menyebut bahwa bahkan nama Prabowo Subianto sebagai calon presiden belum pernah dibahas secara internal di Demokrat. “Kami belum pernah membicarakan capres dan cawapres 2029, karena prioritas kami saat ini adalah menjalankan amanah yang telah diberikan Presiden Prabowo,” ujarnya.
Mengenai posisi wakil presiden, Herzaky menjelaskan bahwa penentuan calon wakil akan menjadi hasil negosiasi antara capres dan partai-partai pengusung, bukan keputusan tunggal dari satu partai. Ia menegaskan bahwa Demokrat akan tetap konsisten pada komitmen kerja nyata, bukan politik pencitraan. “Tidak perlu cap sana, cop sini. Fokus saja, kerja. Itu bentuk loyalitas kami terhadap pemerintahan yang sedang berjalan,” tegasnya.
Dalam konteks ini, Demokrat menunjukkan sikap konsisten dengan memprioritaskan kinerja di level pemerintahan daripada menyiapkan strategi pilpres jauh-jauh hari. Pernyataan ini juga menunjukkan keberbedaan pendekatan dengan partai lain yang telah mengumumkan kesiapan dukungan terhadap Prabowo. Namun Demokrat tetap menghargai langkah koalisi yang sedang dipersiapkan oleh partai lain.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Asal Usul Pasal 'Gibran Banget' Diklarifikasi DPR
Anggota Komisi II DPR menyatakan belum menemukan adanya Pasal 18 ayat 3 dalam perumusan PKPU 19/2023, memicu pertanyaan soal prosedur pembentukan aturan yang disorot dalam gugatan MK.
10 Oktober 2026

Gubernur Jakarta Dorong Disabilitas Akses Pendidikan Global
Pemerintah DKI Jakarta siap fasilitasi 50 hingga 75 anak disabilitas untuk kuliah ke luar negeri melalui program LPDP Jakarta.
10 Oktober 2026

Belgia Tegaskan Dukungan Penuh pada ICC Lawan Sanksi AS
Belgia mengecam keras sanksi Amerika Serikat terhadap Mahkamah Pidana Internasional, menekankan perlindungan independensi dan keadilan bagi korban kejahatan keji.
10 Oktober 2026

Pramono Soroti Keunggulan Transportasi Jakarta di Mata Wali Kota New York
Gubernur DKI Jakarta memaparkan keunggulan sistem transportasi publik Jakarta saat berdialog dengan Wali Kota New York, menekankan transformasi moda dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Komdigi Perluas Penindakan Judi Online ke Aliran Dana
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA

Kopi dalam Tradisi Sufi: Kisah Mistis yang Tak Terbukti sebagai Ajaran Rasul
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA

DPD RI Dorong Tindak Lanjut Rekomendasi BPK untuk Perbaikan Keuangan Daerah
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA

Rumah Makan Selera Lidah Orang Indonesia
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

BGN Bantah Kaitan dengan Lokasi Penemuan Mayat di Kendal
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

Perlindungan Karya Jurnalistik di Era Digital Harus Diperkuat
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

Evakuasi Medis ABK Korban Penyanderaan Perompak Somalia
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.41 WITA

Kerugian Negara Rp863 M dari Proyek Motor Listrik MBG
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.41 WITA

