BGN Bantah Kaitan dengan Lokasi Penemuan Mayat di Kendal
Badan Gizi Nasional memastikan bangunan di Kendal tempat jenazah ditemukan bukan SPPG, tidak memiliki kaitan resmi, dan tidak terlibat dalam program gizi nasional.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Badan Gizi Nasional (BGN) secara tegas membantah adanya keterkaitan antara lokasi penemuan jenazah di Kendal dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setelah melakukan peninjauan lapangan dan koordinasi dengan koordinator wilayah setempat, pihak BGN memastikan bahwa bangunan yang menjadi lokasi penemuan tidak pernah menjadi bagian dari program SPPG, baik secara struktural maupun administratif. Tidak ada identifikasi resmi, nomor ID, atau mitra kerja yang mengklaim kepemilikan atas gedung tersebut.
Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menegaskan bahwa bangunan tersebut hanya memiliki kesamaan fisik dengan gedung SPPG, namun tidak memiliki fungsi atau kaitan operasional dengan program pemerintah tersebut. “Setelah diverifikasi langsung di lapangan dan diperiksa secara menyeluruh, tidak ditemukan bukti adanya aktivitas SPPG di lokasi itu,” tegasnya dalam pernyataan resmi. Ia menekankan bahwa informasi yang menyebutkan keterlibatan BGN bersifat keliru dan dapat menyesatkan publik.
Mayat pria berusia 29 tahun, bernama Donna Nuzulul Aditya, ditemukan dalam kondisi terborgol di jendela lantai dua sebuah bangunan kosong di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kendal. Penemuan dilakukan oleh warga yang mencium bau menyengat sekitar pukul 04.00 WIB. Mayat ditemukan tergeletak di dekat teralis jendela, dengan tangan kiri terikat dan terjepit di besi jendela. Hasil identifikasi oleh petugas gabungan Inafis Polda Jawa Tengah dan Polres Kendal mengonfirmasi identitas korban dan lokasi tinggalnya di Kaliwungu.
Autopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang menunjukkan bahwa penyebab kematian korban adalah pukulan benda tumpul di bagian belakang kepala. Berdasarkan perkiraan waktu kematian, korban diperkirakan telah meninggal sekitar lima hingga sepuluh hari sebelum penemuan. Polres Kendal kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap latar belakang kejadian dan memastikan kebenaran kronologi yang terjadi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Komdigi Perluas Penindakan Judi Online ke Aliran Dana
Pemerintah memperluas penanganan judi online dengan menyasar aliran dana, bukan hanya memblokir konten, untuk menghentikan ekosistem perjudian secara menyeluruh.
10 Oktober 2026

Kerugian Negara Rp863 M dari Proyek Motor Listrik MBG
Kejagung ungkap kerugian negara mencapai Rp863 miliar akibat pengadaan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis yang bermasalah secara tata kelola dan kualitas.
10 Oktober 2026

Lima Tersangka Kasus Korupsi Motor Listrik BGN Segera Jalani Sidang
Berkas lima tersangka dugaan korupsi pengadaan motor listrik MBG telah diserahkan ke kejaksaan untuk proses sidang.
10 Oktober 2026

Polisi Periksa TKP Pencurian di Lapangan Padel Jaksel
Penyelidikan kasus pencurian perangkat elektronik dan aksesori di lapangan padel Jakarta Selatan masih berlangsung, dengan dua tersangka diduga terlibat berdasarkan rekaman CCTV.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Kopi dalam Tradisi Sufi: Kisah Mistis yang Tak Terbukti sebagai Ajaran Rasul
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA

DPD RI Dorong Tindak Lanjut Rekomendasi BPK untuk Perbaikan Keuangan Daerah
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA

Asal Usul Pasal 'Gibran Banget' Diklarifikasi DPR
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.43 WITA

Rumah Makan Selera Lidah Orang Indonesia
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

Perlindungan Karya Jurnalistik di Era Digital Harus Diperkuat
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

Demokrat Tekankan Fokus pada Tugas Pemerintahan, Belum Bahas Capres 2029
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.42 WITA

Evakuasi Medis ABK Korban Penyanderaan Perompak Somalia
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.41 WITA

Honda Perkenalkan Sistem Hybrid Generasi Baru 2027
Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.40 WITA

