Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Asing Kompak Beli 10 Saham Ini Saat IHSG Melemah

Investor asing menunjukkan konsistensi beli di 10 saham unggulan meski IHSG turun 0,75% pada perdagangan Rabu, dengan total pembelian bersih mencapai Rp871,36 miliar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Asing Kompak Beli 10 Saham Ini Saat IHSG Melemah📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun pada perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026, menutup dua hari kenaikan awal pekan dengan penurunan 0,75% ke level 6.146,72. Gerakan negatif ini didorong oleh aksi jual bersih asing yang tercatat sebesar Rp871,36 miliar, terdiri dari Rp828,65 miliar di pasar reguler dan Rp42,72 miliar di pasar negosiasi serta tunai. Dari total 793 saham yang diperdagangkan, sebanyak 378 mengalami pelemahan, 157 stagnan, dan hanya 258 yang menguat.

Meski tekanan dari investor asing terus terasa, terdapat sejumlah emiten yang menjadi target pembelian signifikan. Berdasarkan data dari platform pemantauan perdagangan, sepuluh saham mengalami pembelian bersih tertinggi oleh investor asing. Di antaranya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatat pembelian bersih tertinggi dengan nilai Rp129,58 miliar, diikuti oleh PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) sebesar Rp25,92 miliar dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dengan Rp22,26 miliar.

Selain ketiga emiten tersebut, emiten lain yang juga menjadi favorit asing antara lain PT Fortune Indonesia Tbk. (FORU) dengan pembelian bersih Rp13,36 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) sebesar Rp12,70 miliar, serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang mencatat pembelian bersih Rp11,71 miliar. Di posisi berikutnya, PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX), PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), PT Indo Acidatama Tbk. (SRSN), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) masing-masing mencatat pembelian bersih di kisaran Rp8,09 miliar hingga Rp6,15 miliar.

Pembelian terkonsentrasi pada saham-saham sektor keuangan, konsumer, telekomunikasi, energi, dan pertambangan menunjukkan preferensi asing terhadap emiten dengan prospek fundamental kuat dan potensi kenaikan harga jangka menengah. Kegiatan perdagangan hari ini juga mencatat volume transaksi sebanyak 484,18 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp36,20 triliun, dilakukan dalam 1,53 juta kali transaksi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya