Danantara Siap Masuk Pasar Saham Saat IHSG Terkoreksi
Danantara Indonesia menegaskan kesiapan membeli saham saat pasar terpuruk, berdasarkan valuasi menarik, bukan intervensi pasar.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Danantara Indonesia menyatakan kesiapan untuk menambah posisi investasi di pasar saham domestik meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan penurunan. Kepala Investasi Publik Danantara Investment Management, Rani Piputri, menjelaskan keputusan tersebut muncul dari analisis mendalam terhadap nilai aset yang dinilai terlalu rendah akibat sentimen eksternal sementara. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan bentuk intervensi, melainkan strategi berbasis nilai yang menguntungkan dalam kondisi pasar yang tidak rasional.
Dalam kondisi pasar yang sedang mengalami koreksi, Danantara melihat peluang untuk memperoleh aset dengan harga lebih rendah, dengan harapan menjualnya saat sentimen membaik. Strategi ini juga menjadi respons terhadap kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan penurunan klasifikasi pasar Indonesia oleh MSCI dari emerging market ke frontier market. Jika hal tersebut terjadi, Danantara menyatakan kemungkinan akan memperkuat posisinya, selama analisis risiko dan valuasi tetap mendukung.
Hingga saat ini, Danantara telah menempatkan sekitar US$3 miliar dalam portofolio investasi, dengan rencana penambahan dana sebesar US$1 miliar hingga akhir tahun. Alokasi terbesar, 65 persen, ditempatkan pada instrumen saham, disusul pendapatan tetap sebesar 30 persen dan hedge fund 5 persen. Seperempat dari total dana dialokasikan khusus untuk pasar Indonesia, menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Seiring perkembangan teknologi, Danantara mulai mempertimbangkan sektor kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari diversifikasi strategis. Rani menekankan bahwa pendekatan terhadap sektor ini dilakukan secara hati-hati, meski tidak melihatnya sebagai gelembung spekulatif. Ia menyebut bahwa eksposur terhadap AI dilakukan secara cermat, dengan tetap menjaga keseimbangan risiko. Menurutnya, kehadiran skeptisisme di pasar justru membantu menjaga stabilitas, sebaliknya, jika semua investor bersikap euforia, maka risiko terhadap keruntuhan nilai akan meningkat.
Dalam konteks keuangan, Danantara diharapkan mampu menghasilkan imbal hasil antara 200 hingga 300 basis poin di atas biaya modal, yang tercatat sebesar 5,35 persen berdasarkan penerbitan obligasi dolar AS bertenor lima tahun. Meski dividen sebesar Rp120 triliun diproyeksikan dibayarkan ke pemerintah pada tahun ini, proses penentuan keputusan tetap berlangsung dalam diskusi dengan Menteri Keuangan baru. Pahala Mansury, Managing Director Global Relations & Communications, menegaskan bahwa Danantara tidak memiliki mandat untuk menstabilkan pasar, melainkan berkomitmen pada pendalaman pasar keuangan dan tata kelola yang lebih baik tanpa dianggap sebagai intervensi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anwar Ibrahim Dorong Kenaikan Upah dan Diskon Pajak Jelang Pemilu
Pemerintah Malaysia naikkan upah minimum hingga 2.000 ringgit dan beri diskon pajak besar, di tengah tekanan fiskal dan persiapan pemilu 2028.
10 Oktober 2026

Bank Sampah Putri Nyale Dukung Kebersihan Mandalika
Bantuan kendaraan listrik dan tempat penampungan dari Pertamina perkuat operasional bank sampah di Desa Kuta, meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah jelang Grand Prix 2026.
10 Oktober 2026

Asing Kompak Beli 10 Saham Ini Saat IHSG Melemah
Investor asing menunjukkan konsistensi beli di 10 saham unggulan meski IHSG turun 0,75% pada perdagangan Rabu, dengan total pembelian bersih mencapai Rp871,36 miliar.
10 Oktober 2026

Realisasi Capex dan Dividen Tumbuh, Saham Ritel dan Digital Jadi Sorotan
Pasar saham melemah dengan tekanan dari aksi jual asing, sementara emiten seperti AMRT, WIFI, dan REAL menunjukkan proyeksi pertumbuhan melalui dividen dan ekspansi infrastruktur digital.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pendemo dan Tokoh Oposisi Ditangkap Jelang Aksi Besar di New Delhi
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.29 WITA

ADHI Lepas Saham Tol Jogja-Solo ke SMI Senilai Rp1,77 T
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.28 WITA

IHSG Awal Perdagangan Naik Tipis di 6.154
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.28 WITA

Bulog Rencanakan Bangun 100 Gudang Baru untuk Kurangi Sewa
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.24 WITA

Hemat Belanja Pangan Saat Harga Melonjak
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.24 WITA

BRILink Agen Kirana Dorong Ekonomi Desa Lewat Layanan Keuangan
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.23 WITA

Pemerintah Percepat Hilirisasi Nikel di Weda Bay
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.22 WITA

Diplo Terpukau Aksi Koplo DJ Asal Kendari
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.18 WITA

