Kapolda Metro Buka Nomor WA Pribadi untuk Aspirasi Publik
Kapolda Metro Jaya siapkan saluran baru lewat WhatsApp pribadi untuk menerima pengaduan, kritik, dan saran masyarakat secara langsung.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Dadang Hartanto, secara resmi meluncurkan saluran komunikasi baru berupa nomor WhatsApp pribadi guna menampung masukan dari warga DKI Jakarta dan sekitarnya. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen menjadikan kepolisian lebih dekat dengan masyarakat, serta mempercepat penanganan keluhan yang disampaikan secara langsung. Nomor tersebut, 0811-812-9494, akan menjadi saluran utama bagi publik untuk menyampaikan aspirasi tanpa harus melalui prosedur formal yang panjang.
Menurutnya, penggunaan WhatsApp pribadi memungkinkan respons yang lebih cepat dan personal, terutama untuk isu-isu yang bersifat mendesak. Ia menyebut bahwa setiap pesan yang masuk pagi hari akan segera dicek dan ditindaklanjuti sesuai urgensi. Dalam beberapa kasus, ia bahkan langsung mengambil alih penanganan jika diperlukan, menunjukkan komitmen pribadi dalam menjaga kenyamanan dan keamanan warga.
Kapolda menekankan bahwa masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam proses perbaikan kinerja institusi. Ia menyadari bahwa masih ada ruang untuk peningkatan, baik dari sisi pelayanan personel, sistem operasional, maupun manajemen respons. Dengan adanya saluran ini, pihaknya berharap bisa lebih cepat mengidentifikasi permasalahan dan menentukan langkah perbaikan secara efektif.
Selain sebagai saluran pengaduan, nomor WhatsApp tersebut juga menjadi sarana silaturahmi dengan media massa. Kapolda menilai peran pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi dan menyoroti isu-isu sosial yang penting bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa keterbukaan terhadap aspirasi publik merupakan bagian dari semangat Polisi Bersama Masyarakat, yang sejalan dengan tugas pokok Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani rakyat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Polisi Dalami Keterlibatan Tiga Orang dalam Kasus Kekerasan Santriwati
Penyidik Polres Metro Bekasi Kota mendalami keterlibatan tiga pihak lain dalam dugaan kasus kekerasan seksual terhadap santriwati di pesantren Bekasi Selatan.
10 Oktober 2026

Kapolda Metro Siapkan Nomor WA Pribadi untuk Layanan Publik
Kapolda Metro Jaya siapkan nomor WhatsApp pribadi sebagai saluran resmi masyarakat untuk aduan, kritik, dan saran secara langsung.
10 Oktober 2026

Status Kasus TPPO ABK KM Maulana 23 Naik ke Penyidikan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok resmi menaikkan status penyelidikan kasus penganiayaan ABK KM Maulana 23 ke tahap penyidikan karena ditemukan indikasi kuat tindak pidana perdagangan orang.
10 Oktober 2026

Jenazah Korban KMP Virgo Asal Jember Dikembalikan ke Tanah Kelahiran
Satu lagi korban asal Jember dari kecelakaan KMP Virgo Transport 8 berhasil diidentifikasi dan dimakamkan setelah dipulangkan dari Banjarmasin.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anwar Ibrahim dan Prabowo Bahas Karhutla Lintas Batas
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.30 WITA

Anak Krakatau Naik Status Siaga, BPBD Lampung Imbau Waspada
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.30 WITA

PKS Desak DPR Tindak Lanjuti Putusan MK soal Kualifikasi Gibran
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

MUI Minta Konser Bocelli Dibatalkan karena Dukungan pada Israel
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

Presiden Mesir Tiba di Jakarta, Siap Perkuat Kerja Sama Strategis
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengusaha Daerah Dilibatkan Jadi Pemain Utama dalam Rantai Biomassa PLN
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.28 WITA

Samsung Pertimbangkan Pemangkasan Produksi Ponsel Akibat Kenaikan Biaya Komponen
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.27 WITA

ADB Diminta Perkuat Investasi di SDM dan Infrastruktur Sosial
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.27 WITA

