Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kalimantan Jadi Pusat Ekonomi Emas Tiga Negara

Kalimantan diproyeksikan menjadi superhub ekonomi Nusantara melalui kerja sama Indonesia-Malaysia-Brunei untuk mendorong transformasi dan pemerataan pembangunan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kalimantan Jadi Pusat Ekonomi Emas Tiga Negara📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pulau Kalimantan kini menjadi fokus strategis dalam pergeseran pusat gravitasi ekonomi nasional. Dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara, wilayah ini ditetapkan sebagai jangkar utama bagi transformasi ekonomi yang menekankan pemerataan, konektivitas lintas batas, dan pertumbuhan berkelanjutan. Langkah ini diambil untuk mengurangi ketergantungan pada wilayah Jawa dan Sumatra, serta memperkuat posisi Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

Dalam forum internasional di Kuching, Malaysia, Menteri PPN/Bappenas menyatakan bahwa kolaborasi dengan Malaysia dan Brunei Darussalam merupakan fondasi penting dalam mewujudkan visi tersebut. Ia menegaskan bahwa wilayah Kalimantan bukan sekadar bagian dari segitiga geografis baru, melainkan fondasi emas bagi masa depan ekonomi regional yang inklusif dan tangguh. Upaya ini dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar, peluang kerja, dan rantai pasok yang lebih efisien.

Transformasi ekonomi di Borneo akan didukung oleh enam klaster utama, termasuk teknologi bersih, industri farmasi terintegrasi, pertanian berkelanjutan, ekowisata, kimia industri, serta energi rendah karbon. Untuk mendukung penerapan klaster-klaster ini, pemerintah menekankan pentingnya investasi di sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur digital. Selain itu, keberlanjutan lingkungan dan perlindungan hak masyarakat lokal menjadi prinsip utama yang tidak boleh dikorbankan.

Penguatan konektivitas menjadi kunci utama, meliputi pengembangan koridor Nusantara–Balikpapan–Samarinda, jaringan Trans-Kalimantan, serta peningkatan fasilitas pelabuhan dan bandar udara. Kerja sama tiga negara juga akan memperkuat konektivitas energi, jaringan lintas batas, serta pengembangan kapasitas dan kecerdasan buatan. Tujuannya adalah menjadikan Kalimantan sebagai pusat ekonomi yang terhubung erat dengan pasar regional, membuka peluang bagi dunia usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hasil dan rekomendasi dari forum Borneo Economic Community akan menjadi dasar penjabaran kebijakan selanjutnya. Pemerintah berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil forum tersebut guna menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di kawasan Borneo.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya