Pengusaha Daerah Dilibatkan Jadi Pemain Utama dalam Rantai Biomassa PLN
PLN EPI mengajak pelaku usaha lokal mengolah limbah dan sampah menjadi bahan bakar bernilai ekonomi melalui pengembangan rantai pasok biomassa yang inklusif.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) membuka peluang bisnis baru bagi pengusaha daerah dengan mendorong pengolahan limbah dan sampah menjadi bahan bakar bernilai ekonomi. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi pengembangan bioenergi yang menargetkan diversifikasi sumber bahan baku biomassa untuk mendukung program co-firing di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Dengan melibatkan sektor swasta lokal, koperasi, BUMDes, hingga UMKM, PLN EPI berupaya membangun ekosistem energi berkelanjutan yang tumbuh dari potensi lokal.
Sebanyak 52 PLTU dengan kapasitas terpasang total 18.154 megawatt memiliki kebutuhan biomassa mencapai sekitar 9 juta ton per tahun. Untuk memenuhi target tersebut, PLN EPI menawarkan berbagai model keterlibatan, mulai dari pengelola subhub hingga main hub, yang memungkinkan pelaku usaha lokal terlibat dalam pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, dan distribusi bahan baku. Sumber bahan bakar yang dikembangkan meliputi serbuk gergaji, sekam padi, bonggol jagung, batang singkong, serta limbah pertanian dan perkotaan.
Pemetaan wilayah menunjukkan potensi besar di Jawa Barat, khususnya melalui pemanfaatan sampah dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Gedebage. Sampah tersebut dapat diolah menjadi bahan bakar jumputan padat (BBJP) yang berpotensi digunakan sebagai alternatif co-firing di PLTU Indramayu, Pelabuhan Ratu, Adipala, hingga Lontar. Jarak tempuh dari TPS Gedebage ke masing-masing lokasi pembangkit berkisar antara 150 hingga 240 kilometer, menjadi pertimbangan penting dalam menentukan efisiensi logistik dan keekonomian rantai pasok.
Hingga akhir periode 2023–2026, realisasi pasokan biomassa oleh PLN EPI mencapai 4,77 juta ton, dengan dominasi lebih dari 77 persen berasal dari biomassa berbasis kayu. Angka ini menunjukkan masih besar peluang untuk memperluas diversifikasi bahan baku, khususnya dari residu pertanian, perkebunan, dan sampah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan melibatkan masyarakat secara luas, transformasi limbah dari beban lingkungan menjadi sumber energi dan ekonomi lokal menjadi kenyataan.
Melalui pendekatan kolaboratif, PLN EPI menekankan bahwa transisi energi bukan hanya soal substitusi bahan bakar fosil, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem ekonomi berkelanjutan dari potensi lokal. Dengan memperkuat keterlibatan pengusaha daerah, koperasi, BUMDes, dan kelompok tani, program ini diharapkan mendorong kemandirian ekonomi di tingkat lokal, sekaligus menjawab tantangan lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya yang sebelumnya terbuang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pertamina Siapkan Akomodasi Khusus untuk Komunitas Riders di Mandalika
Pertamina menyediakan camping ground di sirkuit Mandalika sebagai alternatif menginap bagi komunitas otomotif yang datang menyaksikan MotoGP 2026, lengkap dengan fasilitas pendukung dan donasi setelah acara selesai.
10 Oktober 2026

Ratusan Pipa dan Pompa Diesel Berebut Sisa Air Telaga Kering
Kekeringan parah di Telaga Merdada, Banjarnegara, memicu penyaluran air dari sisa telaga ke lahan pertanian melalui ratusan pipa dan 100 mesin pompa diesel.
10 Oktober 2026

Aktor China Diculik, Dijual Tiga Kali dalam Empat Hari
Seorang aktor asal China yang dikenal lewat film Ip Man 3 berhasil diselamatkan setelah menjadi korban perdagangan manusia dan penipuan lintas negara di Myanmar.
10 Oktober 2026

Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Dicabut, Kembali Dipenjara
Indra Kenz kembali dipenjara setelah pembebasan bersyaratnya dicabut karena diduga terlibat dalam pengelolaan fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anwar Ibrahim dan Prabowo Bahas Karhutla Lintas Batas
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.30 WITA

Anak Krakatau Naik Status Siaga, BPBD Lampung Imbau Waspada
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.30 WITA

Polisi Dalami Keterlibatan Tiga Orang dalam Kasus Kekerasan Santriwati
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

Kapolda Metro Buka Nomor WA Pribadi untuk Aspirasi Publik
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

PKS Desak DPR Tindak Lanjuti Putusan MK soal Kualifikasi Gibran
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

Kapolda Metro Siapkan Nomor WA Pribadi untuk Layanan Publik
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

Status Kasus TPPO ABK KM Maulana 23 Naik ke Penyidikan
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

MUI Minta Konser Bocelli Dibatalkan karena Dukungan pada Israel
Sabtu, 10 Oktober 2026, 21.29 WITA

