Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Bangkit Setelah Tertekan Awal, Naik 1% di Pagi Hari

Indeks Harga Saham Gabungan melonjak 1% menjadi 5.381,43 setelah sempat turun 2% di pembukaan, didorong aktivitas beli besar dan sentimen politik yang menenangkan pasar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 40x dibuka
IHSG Bangkit Setelah Tertekan Awal, Naik 1% di Pagi Hari📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan kuat di sesi pertama perdagangan hari ini, berbalik arah dari tekanan awal dan berakhir menguat 1,00% pada pukul 09.56 WIB. Pada level tersebut, indeks mencapai 5.381,43, mengalami kenaikan 53,07 poin dari posisi sebelumnya. Pergerakan ini terjadi setelah sebelumnya IHSG sempat anjlok hingga 2% pada pembukaan, dibuka di angka 5.247,98, namun kemudian pulih dengan cepat dan menembus level tertinggi harian di 5.382,36 menjelang pukul 10.00 WIB.

Aktivitas perdagangan terpantau tinggi, dengan volume transaksi mencapai 100,26 juta lot dan nilai transaksi mencapai Rp4,467 triliun hingga pukul 09.56 WIB. Penguatan indeks didorong oleh aksi beli besar-besaran di sejumlah emiten, yang mencerminkan optimisme pasar terhadap kebijakan makroekonomi dan stabilitas kebijakan moneter. Pasar juga memperhatikan keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan, disertai langkah-langkah baru untuk mendorong penyaluran kredit oleh perbankan.

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait kajian MSCI terhadap klasifikasi pasar saham Indonesia turut menjadi sentimen penentu. Ia menilai ancaman perubahan klasifikasi dari Emerging Market ke Standalone Market sebagai bentuk tekanan yang bertujuan memengaruhi psikologi pasar. “Kita masih banyak gangguan, masih banyak kita terus dihadang ada apa itu, macem-macem lah ada MSCI macem-macem dia mau takut-takutin kita,” ujarnya, menegaskan bahwa Indonesia tidak akan goyah menghadapi tantangan tersebut.

Kajian MSCI atas perubahan klasifikasi pasar Indonesia masih berlangsung dalam tahap konsultasi hingga April 2027, dengan keputusan final ditetapkan paling lambat 30 Juni 2027. Meski demikian, pasar memperhatikan upaya reformasi pasar modal yang sedang digalakkan otoritas domestik, termasuk peningkatan transparansi kepemilikan saham dan penegakan aturan perdagangan. Langkah-langkah ini dinilai penting sebagai fondasi untuk memenuhi standar global menjelang keputusan akhir MSCI.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya