Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Diproyeksikan Melanjutkan Penguatan di Rentang 4.915–5.563

Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan menguat hari ini dengan rentang pergerakan antara 4.915 hingga 5.563, didukung analisis teknikal dari dua lembaga sekuritas.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 09.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 52x dibuka
IHSG Diproyeksikan Melanjutkan Penguatan di Rentang 4.915–5.563📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menunjukkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (22/10), menyusul kenaikan signifikan pada sesi sebelumnya. Berdasarkan analisis teknikal dari MNC Sekuritas, indeks berpotensi menembus level 5.407 hingga 5.458 dalam gelombang pergerakan yang masih dalam tahap naik, meskipun risiko koreksi tetap ada di area 5.117 hingga 5.166. Herditya Wicaksana, analis teknikal dari lembaga tersebut, menilai bahwa support terdekat berada di level 4.915 dan 4.754, sementara resistance kunci berada di 5.404 dan 5.563.

Dalam pandangan lain, Binaartha Sekuritas memperkirakan IHSG akan mengalami koreksi setelah menantang level resistensi 5.328. Ivan Rosanova, analis dari perusahaan tersebut, menekankan pentingnya stabilitas di atas level support 4.972 sebagai penentu arah pergerakan selanjutnya. Jika indeks mampu bertahan di atas angka tersebut, koreksi diperkirakan terbatas dan tren naik minor masih berpeluang berlanjut. Namun, jika menembus level 4.972, potensi penurunan lebih dalam menuju 4.784 menjadi terbuka.

Rentang pergerakan yang diproyeksikan oleh Ivan mencakup support di 4.972, 4.767, dan 4.629, serta resistance di 5.328, 5.458, dan 5.588. Kedua lembaga sekuritas juga menyampaikan rekomendasi saham, dengan MNC Sekuritas menyarankan AMRT, ADMR, BUMI, dan RAJA, sementara Binaartha Sekuritas merekomendasikan INKP, KLBF, MEDC, dan UNVR.

Penutupan perdagangan Rabu (21/10) mencatat IHSG berada di level 5.328, menguat 49,47 poin atau 0,94 persen dibandingkan sesi sebelumnya. Transaksi pasar mencapai Rp17,88 triliun dengan volume perdagangan 35,02 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,83 juta kali. Dari total saham yang diperdagangkan, 369 menguat, 308 terkoreksi, dan 116 stagnan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya