IHSG Ditutup Menguat Setelah Tertekan Awal Pagi
Indeks Harga Saham Gabungan naik 0,94% ke level 5.328,36, setelah sempat terpuruk di bawah 5.200 sebelum rebound tajam menjelang penutupan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 52x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini dengan posisi positif, mencatat kenaikan 49,47 poin atau 0,94% dibanding penutupan sebelumnya. Posisi akhir indeks berada di level 5.328,36, setelah sempat mengalami tekanan signifikan pada sesi pagi. Pergerakan harian menunjukkan volatilitas tinggi, dengan rentang fluktuasi mencapai sekitar 143 poin, dimulai dari level pembukaan 5.310,85, kemudian menyentuh titik terendah harian di 5.185,36 pada pukul 10.30 WIB.
Penguatan terjadi secara bertahap mulai siang hari, terutama di sesi kedua, ketika indeks mampu menembus level 5.300 dan mencatat puncak harian sebelum akhirnya menutup di angka 5.328,36. Kenaikan ini berbeda jauh dari kondisi awal sesi, di mana indeks sempat melemah hingga 1,31% ke posisi 5.209,5 sebelum pulih sedikit ke level 5.234,36 pada awal sesi I. Pergerakan ini mencerminkan pergeseran sentimen pasar yang cukup cepat dalam waktu singkat.
Dalam perdagangan hari ini, volume transaksi mencapai 299,97 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp15,88 triliun. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih sekitar Rp600 miliar, dengan beli senilai Rp6,1 triliun dan jual Rp6,7 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 1,8 juta kali, menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi meskipun terjadi aksi jual dari pelaku asing.
Pasangan faktor domestik dan global terus menjadi perhatian pasar. Sentimen terkait kebijakan Bank Indonesia, khususnya pengumuman suku bunga hari ini, menjadi kunci utama. Di sisi global, keputusan bank sentral China yang menahan suku bunga dan rilis data ketenagakerjaan Inggris turut memengaruhi arah pasar. Kekhawatiran terhadap penurunan peringkat pasar Indonesia oleh MSCI masih menghantui, seiring ekspektasi terhadap aksi pembelian saham oleh Danantara dan kelanjutan kenaikan saham BUMN.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

