IMF dan World Bank Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026
Lembaga keuangan global memperbarui proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,1% untuk 2026, didukung data terbaru dari IMF dan Bank Dunia.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 12.29 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 115x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam rilis terbaru, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkuat proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,1% pada tahun ini, mengalami sedikit peningkatan dibandingkan estimasi sebelumnya di April 2026 yang menempatkan angka tersebut pada level 5%. Proyeksi ini mencerminkan optimisme terhadap daya tahan ekonomi domestik meski secara makro masih menghadapi tekanan inflasi.
IMF mempertahankan angka pertumbuhan 5,1% untuk 2027, menunjukkan proyeksi pertumbuhan yang stabil tanpa peningkatan signifikan dalam dua tahun ke depan. Di sisi lain, inflasi diperkirakan mencapai 3,3% pada 2026, lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya, namun diperkirakan melambat menjadi 2,8% pada tahun berikutnya.
Sementara itu, Bank Dunia menunjukkan pandangan yang lebih optimistis dibandingkan IMF. Dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi Oktober 2026, lembaga tersebut menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,2% untuk 2026, meningkat dari estimasi 4,7% pada edisi April. Angka ini menempatkan Indonesia di atas rata-rata pertumbuhan kawasan Asia Timur dan Pasifik yang diperkirakan tumbuh 4,5% pada tahun ini.
Kenaikan proyeksi ini didukung oleh berbagai faktor struktural, termasuk kinerja sektor manufaktur, investasi asing langsung, serta kebijakan fiskal yang tetap terjaga. Kawasan EAP yang menjadi cakupan laporan Bank Dunia mencakup negara-negara seperti China, Filipina, Vietnam, Thailand, Malaysia, dan sejumlah negara kepulauan di Pasifik.
Kedua lembaga internasional menekankan pentingnya menjaga keseimbangan kebijakan moneter dan fiskal untuk memastikan stabilitas ekonomi jangka panjang. Dengan proyeksi yang lebih positif, Indonesia diperkirakan tetap menjadi salah satu motor pertumbuhan utama di kawasan Asia Tenggara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

