IMPC Cairkan Dividen Interim Rp273,4 Miliar pada 30 Oktober 2026
Emiten kemasan Impack Pratama Industri menyetujui pembagian dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp273,4 miliar, dengan pembayaran dilakukan pada 30 Oktober 2026.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perseroan PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) secara resmi menetapkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp273.426.395.500, atau setara dengan Rp5 per saham. Keputusan tersebut telah disahkan oleh Direksi melalui surat keputusan No. 075/IPI-LEGAL/BOD/X/2026 pada 13 Oktober 2026, setelah sebelumnya mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris melalui surat No. 070/IPI-LEGAL/BOC/X/2026 pada 12 Oktober 2026.
Pembagian dividen ini merupakan bentuk distribusi laba kepada pemegang saham atas kinerja keuangan yang membaik selama semester pertama tahun 2026. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk IMPC hingga 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp446,5 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp295,64 miliar. Peningkatan ini didukung oleh kenaikan pendapatan bersih dari Rp1,9 triliun menjadi Rp2,46 triliun selama periode tersebut.
Jadwal pelaksanaan pembagian dividen telah ditetapkan secara bertahap. Saham akan diperdagangkan dalam kondisi *cum dividen* di pasar reguler dan negosiasi mulai 21 Oktober 2026, kemudian berubah menjadi *ex dividen* pada 22 Oktober. Untuk pasar tunai, masa *cum dividen* berlangsung hingga 23 Oktober, dengan tanggal pencatatan (*recording date*) pada hari yang sama. Saham akan berstatus *ex dividen* di pasar tunai mulai 26 Oktober, dan pembayaran dividen akan dilakukan secara resmi pada 30 Oktober 2026.
Kinerja positif IMPC pada semester pertama 2026 mencerminkan efisiensi operasional dan pertumbuhan pasar yang stabil. Pembagian dividen interim ini menjadi bukti komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil yang konsisten kepada pemegang saham, sekaligus menunjukkan kesehatan finansial perusahaan yang terus membaik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rupiah Terus Melemah di Atas Rp18.000/US$
Rupiah mengalami tekanan berkelanjutan dengan nilai tukar menembus level Rp18.040 per dolar AS, dipicu penguatan greenback dan penurunan persepsi investasi global.
25 Oktober 2026

BRILink Agen Fillio Dorong Inklusi Keuangan di Dumai
Layanan keuangan melalui BRILink Agen Fillio di Dumai berhasil meningkatkan akses transaksi keuangan bagi masyarakat, terutama UMKM dan lansia, sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.
25 Oktober 2026

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Mantan Presiden AS Barack Obama menyerukan dukungan terhadap Demokrat dalam pemilu sela, menilai pemerintahan Trump telah membawa kekacauan dan kebijakan yang merusak stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.
25 Oktober 2026

Singapura Jamin Stabilitas Energi Meski RI Kurangi Ekspor Gas
Singapura menegaskan kesiapan menghadapi pemangkasan pasokan gas dari Indonesia, dengan cadangan dan diversifikasi sumber yang memadai.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Siapkan Rp883 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.21 WITA

Kebijakan Pertanian Dorong Peningkatan Daya Beli Petani Lampung
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.21 WITA

Copshop: Dua Musuh dalam Sel yang Harus Bersatu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.15 WITA

Serangan di Gereja Karak Tewaskan Sembilan Orang, Raja Yordania Tegaskan Tindakan Tegas
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA

