Indonesia dan Kanada Percepat Implementasi Perjanjian Ekonomi Komprehensif
Indonesia dan Kanada sepakat mempercepat implementasi ICA-CEPA demi memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha dan memperluas kerja sama ekonomi bilateral.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 19.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pertemuan bilateral antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia dan Menteri Perdagangan Internasional Kanada berlangsung di Toronto dalam rangkaian Canada Investment Summit, menjadi langkah strategis menyongsong masa depan kerja sama ekonomi yang lebih intensif. Kedua pihak menegaskan komitmen bersama untuk memastikan ICA-CEPA—perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif pertama Indonesia dengan negara Amerika Utara—segera diterapkan secara efektif pada akhir tahun ini, menyusul selesainya proses ratifikasi.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah isu krusial yang perlu diatasi guna mendukung kelancaran implementasi, termasuk harmonisasi standar teknis, praktik keberlanjutan, serta kebijakan ketenagakerjaan. Kedua negara juga sepakat memperkuat kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat memanfaatkan peluang pasar baru yang terbuka lebar. Selain itu, peningkatan infrastruktur logistik dan efisiensi fasilitasi perdagangan menjadi fokus untuk menjaga daya saing ekspor Indonesia di pasar Kanada.
Data perdagangan bilateral menunjukkan tren positif sejak 2021, dengan pertumbuhan rata-rata tahunan mencapai 9,13 persen. Pada semester pertama 2025, nilai perdagangan mencapai USD3,1 miliar, naik 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. ICA-CEPA diharapkan mampu menghapus atau menurunkan tarif pada lebih dari 90 persen pos tarif Kanada untuk produk Indonesia, sementara Indonesia akan menurunkan tarif untuk hampir 86 persen pos tarif produk Kanada.
Proyeksi ekspor Indonesia ke Kanada diperkirakan mencapai USD11,8 miliar pada 2030, didorong oleh potensi kerja sama lintas sektor seperti hilirisasi mineral kritis, energi bersih, agribisnis, perikanan berkelanjutan, infrastruktur, serta jasa keuangan dan digital. Perjanjian ini tidak hanya meningkatkan akses pasar dan investasi, tetapi juga memperkuat posisi strategis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik, sekaligus memperluas jaringan dagang Kanada ke kawasan ASEAN.
Airlangga menekankan perlunya kesiapan bersama dalam menghadapi tahap implementasi, agar manfaat ICA-CEPA dapat dirasakan secara merata oleh pelaku usaha di kedua negara. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta, perjanjian ini menjadi fondasi penting bagi hubungan ekonomi jangka panjang yang saling menguntungkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tesla Resmi Hadir di Vietnam Lewat Anak Perusahaan Baru
Tesla memperluas jaringan ASEAN dengan mendirikan anak perusahaan di Vietnam, fokus pada distribusi dan layanan, seiring persaingan ketat dengan produsen lokal seperti VinFast.
17 September 2026

Pendapatan PNBP Kemnaker Dominasi dari Izin Tenaga Asing
Pendapatan negara bukan pajak Kementerian Ketenagakerjaan mencapai hampir 779 miliar rupiah, sebagian besar berasal dari biaya izin tenaga kerja asing senilai US$100 per orang.
17 September 2026

Bursa Mineral Nasional Siap Beroperasi 4 Januari 2027
Bursa Mineral dan Komoditas Strategis resmi dibentuk hari ini, dengan operasional perdana direncanakan pada 4 Januari 2027, sebagai langkah strategis penguatan tata kelola ekspor dan pembentukan harga acuan dalam negeri.
17 September 2026

INET Perkuat Lini Bisnis Kabel Laut dengan Akuisisi Saham SGI
INET menyelesaikan akuisisi 60% saham PT Sarana Global Indonesia senilai Rp280,4 miliar, memperluas cakupan usaha ke bidang EPC dan pemeliharaan kabel bawah laut.
17 September 2026
Berita Lainnya

Kebiasaan Menunda Nikmati Kopi Bisa Cerminan Pola Hidup
Kamis, 17 September 2026, 19.46 WITA

Fitur Motion Assist Bantu Kurangi Mabuk Saat Naik Kendaraan
Kamis, 17 September 2026, 19.38 WITA

Zuckerberg Dorong AI Berkembang Bebas, Tekankan Tanggung Jawab Mandiri
Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA

Prabowo Langsung ke Jepang Tuntaskan Proyek Masela yang 28 Tahun Terbengkalai
Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA

Pemerintah Perketat Sistem Magang Nasional
Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA

Antrean BBM di Makassar Tuntas, Pemerintah Ungkap Penimbunan dan Faktor Teknis
Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA

Indonesia dan Malaysia Percepat Pembaruan MoU Perlindungan Pekerja Migran
Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA

PPN Kejawanan Dibangun Jadi Ikon Pariwisata dan Perikanan Modern
Kamis, 17 September 2026, 19.36 WITA


