Dirjen Pajak dan Bea Cukai Minta Revisi Rotasi Pejabat Era Purbaya
Dua Dirjen Kemenkeu meminta pembatalan perombakan pejabat yang dilakukan sebelumnya, menilai ada nama-nama yang masuk tanpa melewati proses penilaian talenta.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 15.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dua pejabat utama di lingkungan Kementerian Keuangan, yakni Direktur Jenderal Pajak dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, secara bersamaan menyerukan peninjauan kembali terhadap rotasi pejabat yang dilakukan pada awal September. Mereka menyatakan bahwa sejumlah nama yang dimasukkan dalam daftar perubahan jabatan tidak melalui proses penilaian talent management yang telah ditetapkan, sehingga dinilai tidak sesuai dengan prinsip keadilan dan transparansi dalam sistem birokrasi.
Bimo Wijayanto, selaku Dirjen Pajak, menegaskan bahwa rotasi yang dimaksudkan sebagai upaya penyegaran organisasi justru menimbulkan kecemasan di kalangan pegawai yang telah menjalani proses seleksi ketat. Ia menyebut sejumlah nama yang muncul dalam keputusan tersebut sebagai "ajaib", karena tidak ditemukan dalam hasil evaluasi internal yang berlaku. Menurutnya, hal ini berpotensi merusak semangat kerja dan menurunkan kepercayaan terhadap sistem yang sedang diperkuat.
Keduanya meminta agar seluruh pejabat yang tidak memenuhi kriteria penilaian segera ditarik dari daftar rotasi dan dikembalikan ke posisi semula. Keputusan ini, kata Bimo, dilakukan demi menjaga integritas proses seleksi dan menjamin keberlanjutan reformasi birokrasi yang sedang dijalankan. Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk penolakan terhadap perubahan, melainkan upaya memastikan bahwa perombakan dilakukan secara profesional dan berbasis data.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan bahwa ia masih dalam tahap menelaah proses dan keputusan yang telah dilakukan oleh pendahulunya. Ia menekankan bahwa penunjukan pejabat di Kemenkeu melibatkan koordinasi lintas unit eselon I dan memerlukan pertimbangan menyeluruh. Dalam waktu dekat, ia akan mengumpulkan masukan dari seluruh unit organisasi sebelum menentukan langkah final terkait keputusan rotasi yang sedang dipertimbangkan.
Pembatalan atau revisi keputusan tersebut, menurut Bimo, sejalan dengan komitmen Menteri Keuangan terhadap reformasi birokrasi berbasis talenta. Ia menegaskan bahwa sistem penilaian yang konsisten dan terbuka adalah kunci keberhasilan transformasi organisasi. Sementara itu, mantan Menkeu Purbaya menegaskan bahwa keputusannya merombak pejabat merupakan bagian dari upaya penyegaran, meski tidak menampik bahwa kebijakan itu turut menjadi salah satu faktor dalam penggantian jabatannya, yang menurutnya merupakan hak prerogatif presiden.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

The Fed Naikkan Suku Bunga, Thaci Divonis 25 Tahun
The Fed menaikkan suku bunga acuan 25 basis points, sementara mantan presiden Kosovo divonis 25 tahun penjara karena kejahatan perang.
17 September 2026

Prabowo Ungkap Koruptor di Balik Aksi Ricuh
Presiden Prabowo mengungkap adanya koruptor sebagai aktor intelektual di balik aksi demonstrasi yang berujung kericuhan, termasuk praktik under invoicing yang merugikan negara hingga Rp15.000 triliun selama 34 tahun.
17 September 2026

Anggaran Kemnaker 2027 Rp6,57 T, Menaker Usulkan Tambahan Rp8,36 T
Pagu anggaran Kemnaker 2027 ditetapkan Rp6,57 triliun, namun Menaker tetap mengusulkan tambahan Rp8,36 triliun untuk mendukung program ketenagakerjaan prioritas.
17 September 2026

Komisi XI Janji Awasi Kinerja Menkeu Baru Secara Ketat
Komisi XI DPR RI menegaskan akan melakukan pengawasan mendalam terhadap pelaksanaan kebijakan fiskal Menteri Keuangan baru guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
17 September 2026
Berita Lainnya

SSB UHO Latihan Berdasarkan Kelompok Umur
Kamis, 17 September 2026, 17.19 WITA

Tangki Kosong, Risiko Serius bagi Sistem Kendaraan
Kamis, 17 September 2026, 15.44 WITA

Gemini Bantu Ingat Lokasi Barang Lewat Fitur Baru
Kamis, 17 September 2026, 15.37 WITA

Komdigi Tegur 25 Platform Tak Daftar PSE, Termasuk Whoosh dan Susi Air
Kamis, 17 September 2026, 15.36 WITA

PSEL Bogor Raya 1 Resmi Diluncurkan, Tampung 500 Ribu Ton Sampah Tahunan
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA

PPN Kejawanan Dibangun Jadi Pusat Perikanan Berkelas Internasional
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA

Prabowo Tegaskan Penindakan Ribuan Tambang Ilegal
Kamis, 17 September 2026, 15.34 WITA

Trump Rencanakan Pertemuan Strategis dengan Pemimpin Teluk di New York
Kamis, 17 September 2026, 15.34 WITA


