Indonesia di Posisi 119 dari 197 Negara dalam Indeks Stres Global
Laporan Global Emotion Report 2025 menempatkan Indonesia di urutan 119 dari 197 negara berdasarkan tingkat stres kesejahteraan masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 23.11 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 103x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indonesia berada pada posisi ke-119 dari total 197 negara dalam pemeringkatan tingkat stres global menurut laporan terbaru yang dirilis oleh majalah CEOWorld. Penilaian ini didasarkan pada empat dimensi utama: pekerjaan, kondisi keuangan, hubungan sosial, dan kesehatan. Skor total Indonesia mencapai 51,64, menunjukkan tingkat kesejahteraan yang relatif stabil dibandingkan negara-negara dengan beban stres tinggi.
Dalam kategori pekerjaan, Indonesia meraih skor 65,18, menunjukkan kinerja cukup baik dalam aspek kesejahteraan kerja. Sementara itu, skor kesejahteraan finansial berada di angka 53,35, menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat yang cenderung terkendali. Kesejahteraan sosial mencatat skor 42,94, sedangkan kesehatan mendapatkan angka 45,12, menunjukkan bahwa sektor kesehatan masih menghadapi tantangan dalam menjangkau kualitas optimal.
Negara-negara dengan tingkat stres tertinggi berada di peringkat terbawah, dengan Burundi menjadi yang paling tinggi dengan skor 26,31, disusul Sudan Selatan (26,78), Afghanistan (27,49), Suriah (27,69), dan Malawi (28,28). Skor rendah pada negara-negara tersebut mencerminkan tekanan eksternal seperti konflik bersenjata, ketidakstabilan politik, dan keterbatasan akses terhadap layanan dasar.
Laporan ini menekankan bahwa stres tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh lingkungan sosial, keamanan, dan ketersediaan fasilitas kesehatan. Meski Indonesia tidak masuk dalam 10 besar negara paling stres, survei juga menunjukkan bahwa lebih dari tiga perempat responden di berbagai negara mengalami tingkat stres tinggi. Peringkat ini merupakan gambaran kondisi tahun 2025 dan dapat berubah seiring perkembangan kebijakan dan stabilitas sosial.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

