Rabu, 16 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Dorong Investasi Kanada Lewat Kemitraan Ekonomi Baru

Pemerintah memperkuat akses pasar dengan Kanada melalui perjanjian dagang komprehensif yang membuka peluang besar di sektor nuklir, AI, dan energi bersih.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 07.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Indonesia Dorong Investasi Kanada Lewat Kemitraan Ekonomi Baru📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia secara aktif mengundang perusahaan Kanada untuk memanfaatkan kesempatan investasi berkat terbukanya akses pasar melalui Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA). Dalam pertemuan di sela-sela Canada Investment Summit, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan di Tanah Air menjadi daya tarik utama bagi investor asing, terutama dari kawasan Amerika Utara.

Perjanjian ICA-CEPA, yang telah disahkan oleh kedua pihak dan disaksikan oleh pemimpin negara masing-masing pada 2025, menjadi kemitraan ekonomi komprehensif pertama antara Indonesia dan kawasan Amerika Utara, sekaligus perjanjian dagang bilateral pertama Kanada dengan negara ASEAN. Melalui kesepakatan ini, tarif untuk lebih dari 90 persen produk Indonesia dari Kanada akan dihilangkan atau dikurangi, sementara Indonesia juga akan menurunkan tarif pada hampir 86 persen pos tarif produk Kanada.

Sejumlah sektor strategis menjadi fokus utama, termasuk hilirisasi mineral kritis seperti nikel dan bahan baterai, energi bersih, ketahanan pangan, perikanan berkelanjutan, infrastruktur, serta jasa keuangan dan digital. Pemerintah menegaskan bahwa proses ratifikasi telah selesai dan kini fokus pada penyelesaian aturan teknis, termasuk aturan asal barang (rules of origin), guna memastikan implementasi yang efektif.

Dalam forum dialog bisnis, Menko Airlangga menekankan pentingnya kesiapan dunia usaha sebagai penopang utama manfaat perjanjian. Ia mengajak pelaku industri, termasuk anggota Canada-ASEAN Business Council, untuk berpartisipasi aktif dalam pertukaran ide dan mendorong transformasi konkrit dari perjanjian ke dalam proyek nyata. Pertemuan juga menyertakan diskusi dengan pemimpin sektor energi nuklir dan keuangan Kanada, menunjukkan komitmen mendalam dalam membangun kerja sama lintas batas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya