Indonesia-Irlandia Perkuat Kolaborasi di Sektor Digital dan Energi Bersih
Kerja sama ekonomi bilateral Indonesia-Irlandia diperkuat melalui penandatanganan LoI, fokus pada AI, energi bersih, dan sektor strategis lainnya, di tengah pencapaian perdagangan US$ 145,5 juta hingga Juli 2026.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 16.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia dan Irlandia resmi memperkuat kerja sama ekonomi melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) pada Jumat, 4 September 2026. Pertemuan ini digelar di Jakarta dengan kehadiran perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Duta Besar Irlandia untuk Indonesia, Timor Leste, serta ASEAN, Sharon Lennon. Dokumen ini menjadi langkah strategis untuk mendorong kolaborasi lintas sektor yang saling menguntungkan.
Peringatan 42 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara menjadi momentum penting dalam memperluas kerja sama. Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi, Edi Prio Pambudi, menegaskan bahwa LoI bukan sekadar simbol, tetapi fondasi nyata untuk mewujudkan prioritas bersama, termasuk di bidang teknologi, energi, dan investasi. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah, pelaku usaha, dan institusi akademik dalam mewujudkan sinergi tersebut.
Data perdagangan menunjukkan tren positif, dengan total nilai perdagangan Indonesia-Irlandia mencapai US$ 228,6 juta pada 2025. Hingga Juli 2026, angka tersebut sudah mencapai US$ 145,5 juta, menandai pertumbuhan signifikan. Namun, nilai ini dianggap masih jauh dari potensi yang tersedia. Dalam dialog, kedua pihak sepakat memperluas kerja sama ke sektor-sektor strategis seperti teknologi digital dan kecerdasan buatan, energi terbarukan, pembiayaan berkelanjutan, agri-food, farmasi, layanan kesehatan, serta transportasi udara.
Irlandia, sebagai pusat teknologi digital dan industri farmasi global di Eropa, menawarkan keunggulan dalam inovasi dan jaringan bisnis internasional. Sementara Indonesia menawarkan pasar besar, pertumbuhan industri yang pesat, serta potensi investasi tinggi. Kedua negara saling melengkapi, di mana keahlian Irlandia dapat mendukung transformasi digital dan industri hijau di Indonesia, sementara pasar Indonesia memberi ruang ekspansi bagi perusahaan Irlandia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


