Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia-Irlandia Perkuat Kolaborasi di Sektor Digital dan Energi Bersih

Kerja sama ekonomi bilateral Indonesia-Irlandia diperkuat melalui penandatanganan LoI, fokus pada AI, energi bersih, dan sektor strategis lainnya, di tengah pencapaian perdagangan US$ 145,5 juta hingga Juli 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 16.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Indonesia-Irlandia Perkuat Kolaborasi di Sektor Digital dan Energi Bersih
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia dan Irlandia resmi memperkuat kerja sama ekonomi melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) pada Jumat, 4 September 2026. Pertemuan ini digelar di Jakarta dengan kehadiran perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Duta Besar Irlandia untuk Indonesia, Timor Leste, serta ASEAN, Sharon Lennon. Dokumen ini menjadi langkah strategis untuk mendorong kolaborasi lintas sektor yang saling menguntungkan.

Peringatan 42 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara menjadi momentum penting dalam memperluas kerja sama. Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi, Edi Prio Pambudi, menegaskan bahwa LoI bukan sekadar simbol, tetapi fondasi nyata untuk mewujudkan prioritas bersama, termasuk di bidang teknologi, energi, dan investasi. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah, pelaku usaha, dan institusi akademik dalam mewujudkan sinergi tersebut.

Data perdagangan menunjukkan tren positif, dengan total nilai perdagangan Indonesia-Irlandia mencapai US$ 228,6 juta pada 2025. Hingga Juli 2026, angka tersebut sudah mencapai US$ 145,5 juta, menandai pertumbuhan signifikan. Namun, nilai ini dianggap masih jauh dari potensi yang tersedia. Dalam dialog, kedua pihak sepakat memperluas kerja sama ke sektor-sektor strategis seperti teknologi digital dan kecerdasan buatan, energi terbarukan, pembiayaan berkelanjutan, agri-food, farmasi, layanan kesehatan, serta transportasi udara.

Irlandia, sebagai pusat teknologi digital dan industri farmasi global di Eropa, menawarkan keunggulan dalam inovasi dan jaringan bisnis internasional. Sementara Indonesia menawarkan pasar besar, pertumbuhan industri yang pesat, serta potensi investasi tinggi. Kedua negara saling melengkapi, di mana keahlian Irlandia dapat mendukung transformasi digital dan industri hijau di Indonesia, sementara pasar Indonesia memberi ruang ekspansi bagi perusahaan Irlandia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya