Indonesia Masuk Daftar Wisata Satwa Liar Terbaik Dunia
Dua destinasi alam Indonesia, eksplorasi badak Jawa dan observasi orang utan, berhasil meraih posisi lima dan delapan dalam indeks global pengalaman satwa liar terbaik.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 19.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Indonesia kembali menorehkan prestasi internasional melalui dua destinasi alam yang dinilai sebagai yang terbaik di dunia dalam kategori wisata satwa liar. Penilaian tersebut diberikan oleh Wildlife Experience Index, indeks yang menilai pengalaman interaksi dengan satwa liar berdasarkan enam kriteria utama, termasuk kelangkaan spesies, keterpencilan lokasi, nilai konservasi, eksklusivitas, aksesibilitas, serta peluang perjumpaan langsung dengan hewan.
Taman Nasional Ujung Kulon di Banten berhasil meraih peringkat kelima dunia dengan skor 85 dari skala 100, berkat eksplorasi yang intensif terhadap badak Jawa, spesies langka yang hanya ditemukan di habitat alaminya di pulau Jawa. Sementara itu, pengamatan orang utan di hutan Kalimantan menduduki posisi kedelapan dengan skor 84, menunjukkan tingginya potensi konservasi dan keunikan ekosistem di wilayah tersebut. Kedua destinasi dinilai unggul dalam aspek keterpencilan dan keterlibatan masyarakat lokal dalam perlindungan satwa.
Puncak daftar diraih oleh trekking gorila gunung di Rwanda dan Uganda dengan skor sempurna 90/100, disusul ekspedisi penguin kaisar di Antarktika (88,5) dan ekspedisi antelop saiga di Kazakhstan (87). Keberhasilan Indonesia dalam peringkat ini ditegaskan oleh direktur penjualan Bailey Robinson, Sarah Parker, yang menyatakan bahwa nilai utama dari wisata satwa liar terletak pada kemungkinan mengalami sesuatu yang langka, bermakna, dan dilakukan secara bertanggung jawab.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa konservasi alam yang berkelanjutan dapat menjadi daya tarik wisata global. Skor tinggi yang diraih menunjukkan bahwa Indonesia telah mampu mengintegrasikan perlindungan spesies langka dengan pengalaman wisata yang mendalam, sekaligus menarik minat pelancong dari seluruh dunia yang mencari perjalanan yang berdampak positif bagi lingkungan dan komunitas lokal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


