Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Masuk Daftar Wisata Satwa Liar Terbaik Dunia

Dua destinasi alam Indonesia, eksplorasi badak Jawa dan observasi orang utan, berhasil meraih posisi lima dan delapan dalam indeks global pengalaman satwa liar terbaik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 19.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Indonesia Masuk Daftar Wisata Satwa Liar Terbaik Dunia
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indonesia kembali menorehkan prestasi internasional melalui dua destinasi alam yang dinilai sebagai yang terbaik di dunia dalam kategori wisata satwa liar. Penilaian tersebut diberikan oleh Wildlife Experience Index, indeks yang menilai pengalaman interaksi dengan satwa liar berdasarkan enam kriteria utama, termasuk kelangkaan spesies, keterpencilan lokasi, nilai konservasi, eksklusivitas, aksesibilitas, serta peluang perjumpaan langsung dengan hewan.

Taman Nasional Ujung Kulon di Banten berhasil meraih peringkat kelima dunia dengan skor 85 dari skala 100, berkat eksplorasi yang intensif terhadap badak Jawa, spesies langka yang hanya ditemukan di habitat alaminya di pulau Jawa. Sementara itu, pengamatan orang utan di hutan Kalimantan menduduki posisi kedelapan dengan skor 84, menunjukkan tingginya potensi konservasi dan keunikan ekosistem di wilayah tersebut. Kedua destinasi dinilai unggul dalam aspek keterpencilan dan keterlibatan masyarakat lokal dalam perlindungan satwa.

Puncak daftar diraih oleh trekking gorila gunung di Rwanda dan Uganda dengan skor sempurna 90/100, disusul ekspedisi penguin kaisar di Antarktika (88,5) dan ekspedisi antelop saiga di Kazakhstan (87). Keberhasilan Indonesia dalam peringkat ini ditegaskan oleh direktur penjualan Bailey Robinson, Sarah Parker, yang menyatakan bahwa nilai utama dari wisata satwa liar terletak pada kemungkinan mengalami sesuatu yang langka, bermakna, dan dilakukan secara bertanggung jawab.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa konservasi alam yang berkelanjutan dapat menjadi daya tarik wisata global. Skor tinggi yang diraih menunjukkan bahwa Indonesia telah mampu mengintegrasikan perlindungan spesies langka dengan pengalaman wisata yang mendalam, sekaligus menarik minat pelancong dari seluruh dunia yang mencari perjalanan yang berdampak positif bagi lingkungan dan komunitas lokal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya