Indonesia Perkuat Ekspor Produk Halal di MIHAS 2026
Partisipasi Indonesia dalam MIHAS 2026 mencatat peningkatan signifikan, dengan potensi transaksi Rp17,6 miliar atau naik 151,42% dibanding tahun sebelumnya.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 12.13 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pameran internasional halal terbesar di Asia, Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2026, menjadi panggung strategis bagi produk halal Indonesia untuk menunjukkan daya saing global. Digelar di MITEC, Kuala Lumpur, pada 23–26 September 2026, event ini menjadi wadah promosi bagi UMKM syariah dari Indonesia yang difasilitasi oleh Bank Indonesia. Sebanyak 23 pelaku usaha dari sektor halal food terpilih melalui proses seleksi ketat, dengan tujuh di antaranya hadir secara langsung di lokasi, sementara 16 lainnya berpartisipasi secara digital melalui mitra agregator.
Proses kurasi dilakukan secara menyeluruh oleh Dewan IKRA, Atase Perdagangan, serta mitra strategis, menjamin kualitas dan kepatuhan standar halal dari produk yang dipamerkan. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar promosi, melainkan bentuk dukungan sistemik terhadap ekspor produk halal Indonesia yang berkelanjutan. Kegiatan di MIHAS tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga memfasilitasi pertemuan bisnis langsung dengan calon pembeli dari berbagai negara.
Selama event berlangsung, tercatat sejumlah kesepakatan kerja sama telah ditandatangani, termasuk Letter of Intent (LoI) dan Memorandum of Understanding (MoU), yang melibatkan pelaku usaha Indonesia dan buyer internasional. Kesepakatan ini menjadi bentuk komitmen konkret dari hasil business matching yang telah dilakukan sebelumnya, dengan fokus pada produk unggulan seperti makanan olahan, minuman kesehatan, dan bahan baku halal.
Dari seluruh kegiatan tersebut, total potensi transaksi yang tercipta mencapai Rp17,6 miliar, mengalami kenaikan signifikan sebesar 151,42% dibandingkan pencapaian tahun 2025. Angka ini menjadi indikator kuat meningkatnya permintaan global terhadap produk halal Indonesia, sekaligus menunjukkan efektivitas pendekatan kolaboratif antara lembaga keuangan, pemerintah, dan sektor swasta.
Dengan dukungan dari KBRI Kuala Lumpur, MIHAS 2026 bukan hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga jembatan strategis untuk memperluas jaringan pasar internasional. Kenaikan nilai pesanan ini menjadi bukti bahwa produk halal Indonesia mampu bersaing di kancah global, sekaligus membuka peluang ekspansi lebih luas bagi UMKM syariah di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Konektivitas Digital Jadi Fondasi Ekonomi Berdaulat
Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 menekankan pentingnya infrastruktur digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan inklusif di seluruh wilayah Indonesia.
28 September 2026

UMK Binaan Pertamina Siap Ekspor Lewat Pelatihan Bisnis Intensif
Puluhan pelaku UMK binaan Pertamina mengikuti pelatihan profesional untuk memperkuat daya saing dalam ajang temu bisnis global Oktober 2026.
28 September 2026

Alokasi Anggaran Pencegahan Stunting di Daerah Menurun Drastis
Penurunan anggaran intervensi gizi di APBD daerah mencapai Rp20,2 triliun pada 2026, menunjukkan tekanan fiskal dan tantangan implementasi program.
28 September 2026

RI Siap Hentikan Impor Bensin Lewat Bioetanol E50
Pemerintah kaji penerapan bahan bakar bioetanol E50 untuk menghentikan impor bensin, berbasis produksi dalam negeri dari tebu, singkong, dan jagung.
28 September 2026
Berita Lainnya

Rifqi Mahesa Sabet Medali Emas di Arung Palakka Champion Bone 2026
Senin, 28 September 2026, 12.42 WITA

Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Sulawesi Tenggara
Senin, 28 September 2026, 12.18 WITA

Potensi Hujan Lebat di 19 Wilayah, BMKG Imbau Waspada
Senin, 28 September 2026, 12.18 WITA

Peringatan Hari Bhakti Postel 2026 di Bandung Tegaskan Kebangkitan Kepemerintahan Digital Awal Kemerdekaan
Senin, 28 September 2026, 12.17 WITA

Konektivitas Digital Jadi Fondasi Indonesia Berdaulat
Senin, 28 September 2026, 12.16 WITA

Pergeseran Kurikulum di Kampus China Akibat Dominasi AI
Senin, 28 September 2026, 12.15 WITA

Konektivitas Digital sebagai Fondasi Kedaulatan Nasional
Senin, 28 September 2026, 12.15 WITA

PHK Meningkat, Penciptaan Kerja Tetap Dominan
Senin, 28 September 2026, 12.14 WITA

