Indonesia Siap Jalani Transisi Energi dengan Multi-Pendekatan
Indonesia dinilai perlu menerapkan pendekatan beragam dalam transisi energi, mengoptimalkan potensi biodiesel seperti B50 sebagai bagian dari strategi global.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 15.21 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indonesia memiliki keunggulan unik dalam menjalankan transisi energi berkelanjutan, terutama melalui pengembangan bahan bakar nabati cair yang telah terbukti efektif secara global. Menurut pakar dari Universitas Pertamina, pendekatan multipathway menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan dan keberagaman sumber energi, tanpa harus mengikuti satu model tunggal dari negara lain. Kondisi geografis yang beragam dan infrastruktur yang berbeda di tiap wilayah memungkinkan pendekatan yang lebih fleksibel dan inklusif.
Kebijakan elektrifikasi dan penggunaan kendaraan listrik memang menjadi tren internasional, namun Indonesia tidak perlu mengikuti secara ekstrem jika memiliki alternatif yang sudah terbukti berjalan. Salah satunya adalah program B50, yang telah menjadi contoh nyata dari komitmen nasional dalam memanfaatkan sumber daya lokal. Indonesia, menurut ahli tersebut, bukan hanya pelopor dalam industri biodiesel, tetapi juga dalam riset dan penerapan teknologi yang mendukung ekonomi hijau.
Pendekatan beragam ini penting agar tidak terjadi konflik antara kebutuhan energi dan keberlanjutan lingkungan. Menurut narasumber, baik kendaraan listrik maupun biofuel harus dikembangkan bersama, karena masing-masing memiliki keunggulan dan peran strategis. Kunci keberhasilannya bukan hanya pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada keterlibatan sektor swasta yang berani berinvestasi dan melihat peluang ekonomi jangka panjang.
Tantangan utama yang dihadapi bukan hanya teknis, tetapi juga aspek sosial, politik, dan ekonomi. Keberhasilan program seperti B50, misalnya, tidak terjadi hanya karena kebijakan pemerintah, tetapi karena konsistensi dan keberanian swasta dalam membangun rantai pasok. Dengan kebijakan yang terukur dan dukungan investasi yang kuat dari pelaku usaha, transformasi energi bisa berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
Komitmen jangka panjang menjadi syarat utama agar Indonesia bisa mempertahankan posisi sebagai pemimpin global dalam biodiesel. Karena dengan konsistensi dan dukungan bersama, baik dari pemerintah maupun swasta, maka potensi nasional dapat terealisasi secara optimal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pembongkaran Klaster Mewah Lapas Cibinong Tuntas, Sisa Material Berserakan
Bangunan mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong berhasil diratakan tanah setelah proses pembongkaran selesai, disertai penyerapan perabotan dan pengangkutan material.
30 September 2026

Makan Terpisah Tak Hambat Kedekatan Pasangan
Tren makan terpisah dalam hubungan pasangan bukan tanda kegagalan, melainkan bentuk otonomi yang sehat jika dilandasi komunikasi dan pilihan sadar.
30 September 2026

7 Strategi Orang Tua Atasi Rendah Diri Anak Secara Efektif
Orang tua dapat membantu anak mengatasi rasa rendah diri melalui pendekatan positif, seperti menjadi teladan, memberi pujian konstruktif, dan memperkuat usaha bukan hasil.
30 September 2026

<Tantangan Bahan Baku Kendalikan Pengembangan Bioetanol di RI>
<Ketersediaan bahan baku menjadi hambatan utama pengembangan bioetanol di Indonesia, menurut pakar dari Universitas Pertamina, yang menekankan butuh waktu hingga 10 tahun dan pertimbangan impor untuk implementasi E10 dan E20.>
30 September 2026
Berita Lainnya

Wajib Sertifikat Halal 18 Oktober 2026, Produk Berbahan Haram Wajib Tandai "Non Halal
Rabu, 30 September 2026, 17.45 WITA

Pemerintah Atur Penggunaan Anak Usaha Tambang untuk Dukung Ekonomi Lokal
Rabu, 30 September 2026, 17.45 WITA

OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun BASF Indonesia
Rabu, 30 September 2026, 17.44 WITA

Astra Graphia Siap Bagi Dividen Rp297 per Saham
Rabu, 30 September 2026, 17.44 WITA

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.870/US$ di Akhir September
Rabu, 30 September 2026, 17.44 WITA

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Kebijakan Strategis
Rabu, 30 September 2026, 17.44 WITA

Telkom Lanjutkan Transformasi dengan Pemisahan Infrastruktur
Rabu, 30 September 2026, 17.44 WITA

Rupiah Pulih, Kurs Dolar Menurun dari Puncak Rp18.300
Rabu, 30 September 2026, 17.44 WITA

