Indonesia Siap Perluas Pengaruh Ekonomi Syariah Global
Gubernur BI menegaskan potensi besar ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, didukung pertumbuhan nilai halal dan penerbitan green sukuk yang melampaui ekonomi nasional.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 17.32 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 160x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Indonesia berada pada posisi strategis untuk memperluas pengaruh ekonomi dan keuangan syariah di kancah global, sejalan dengan jumlah penduduk muslim yang besar serta nilai-nilai universal yang terkandung dalam prinsip syariah. Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menekankan bahwa peluang tersebut tidak terbatas pada negara berpenduduk muslim dominan, tetapi juga menjangkau pasar di negara dengan minoritas muslim, karena prinsip inklusivitas, keberlanjutan, dan keadilan menjadi relevan secara luas.
Dalam forum Indonesia Sharia Economic Festival 2026, Destry menyoroti bahwa Indonesia tetap berada di peringkat empat dunia dalam laporan State of the Global Islamic Economy 2025/2026. Meski pencapaian ini patut diapresiasi, ia menekankan perlunya kerja keras lebih lanjut untuk memperkuat fondasi sektor ini. Ia menilai bahwa nilai-nilai syariah, seperti keadilan dalam distribusi hasil ekonomi dan keberlanjutan lingkungan, dapat menjadi dasar bagi inovasi bisnis yang berkelanjutan di berbagai sektor.
Pertumbuhan ekonomi syariah dalam negeri terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Kemenko Perekonomian, rantai nilai produk halal tumbuh 5,5 persen per tahun pada triwulan II 2026, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Di sisi keuangan syariah, penerbitan green sukuk Indonesia mencapai 7,7 miliar dolar AS di pasar global dan Rp108,9 triliun di pasar domestik hingga Juni 2026. Meskipun jumlah tersebut signifikan, Destry menyebut porsi terhadap total obligasi pemerintah masih relatif kecil, menunjukkan ruang besar untuk ekspansi pasar.
Minat investor dari negara nonmuslim, termasuk dari Amerika Serikat dan Eropa, terus meningkat terhadap instrumen keuangan syariah, terutama green sukuk yang mendukung pembiayaan berkelanjutan. Destry menilai daya tarik produk ini berasal dari aset dasar yang jelas dan stabilitas relatif yang ditawarkan. Ia mengajak para pemangku kepentingan, termasuk Dewan Syariah Nasional MUI, untuk bersinergi dalam menciptakan produk keuangan syariah yang lebih beragam guna memenuhi permintaan pasar yang kuat dan terus berkembang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Anggota BPK RI Fathan Subchi meninggal dunia pada Minggu (25/10) di usia 56 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam politik, keuangan negara, dan organisasi keislaman.
25 Oktober 2026

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Presiden Prabowo menegaskan ketahanan ekonomi nasional meski menghadapi tekanan dari MSCI, dengan menekankan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika pasar global.
25 Oktober 2026

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Program binaan Pertamina membantu UMKM tumbuh secara ekonomi sekaligus menciptakan dampak sosial luas melalui pemberdayaan perempuan, penyandang disabilitas, dan pelestarian budaya lokal.
25 Oktober 2026

Pemprov Kaltim Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur gencar tingkatkan literasi dan inklusi keuangan demi akses layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penjualan Hyundai dan Kia di China Meleset di Bawah 10.000 Unit
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Shin Tae-yong Dorong Sistem Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Laswi Heritage Run 2026 Sukses Gagas Gelora Olahraga di Tengah Warisan Kolonial
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

