Indonesia Tetap Kuat Meski MSCI Revisi Klasifikasi Pasar
Fokus pada fundamental perusahaan yang tetap kuat, dengan laba emiten tumbuh 15% di semester I-2026, meski pasar modal menghadapi tekanan dari revisi klasifikasi MSCI.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 15.35 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kekhawatiran pasar modal Indonesia terhadap rencana perubahan klasifikasi oleh MSCI dari emerging market menjadi standalone market tidak serta-merta mencerminkan lemahnya kinerja perusahaan tercatat. Sebaliknya, data terbaru menunjukkan bahwa sejumlah besar emiten tetap mampu mencatatkan laba meskipun menghadapi dinamika global yang kompleks. Dalam konteks ini, BPI Danantara menegaskan bahwa kualitas bisnis perusahaan Indonesia perlu dievaluasi secara objektif, terlepas dari isu tata kelola dan transparansi yang masih menjadi perhatian bersama.
Dari 146 emiten dengan pendapatan tahunan di atas Rp5 triliun, sebanyak 134 perusahaan berhasil membukukan laba, menunjukkan ketahanan finansial yang signifikan. Pertumbuhan laba agregat pada semester pertama 2026 mencapai 15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sementara pendapatan perusahaan tumbuh 7% secara tahunan. Angka-angka ini menegaskan bahwa sektor riil Indonesia tetap bergerak positif, bahkan di tengah ketidakpastian pasar global.
Di sisi lain, kondisi likuiditas perusahaan juga menunjukkan kekuatan. Pada kuartal II-2026, 121 emiten non keuangan memiliki total kas mencapai Rp583 triliun, meningkat 13% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah kas yang besar ini memberi ruang bagi perusahaan untuk memperluas operasi, mengembangkan inovasi, atau menyerap peluang investasi, meski keputusan tersebut tetap harus didasarkan pada kesehatan keuangan dan kebutuhan operasional jangka panjang.
Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara, menekankan bahwa perbaikan pasar modal bukan hanya soal perubahan indeks, melainkan juga tentang memastikan perusahaan berkualitas bisa mendapatkan akses pendanaan yang layak dan masyarakat memiliki kesempatan untuk ikut serta dalam pertumbuhan ekonomi. Ia mendukung upaya sinergi antara OJK, BEI, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem secara holistik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

