Inggris Pertahankan Status Kepulauan Falkland sebagai Wilayah Takhta
Inggris menegaskan kembali posisi tetap bahwa Kepulauan Falkland merupakan wilayah seberang laut dan akan tetap menjadi demikian sesuai kehendak penduduk setempat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 12.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Inggris secara tegas menyatakan bahwa Kepulauan Falkland tetap menjadi bagian dari wilayah seberang lautnya, menanggapi pernyataan Presiden Argentina Javier Milei yang menyatakan niatnya menyampaikan klaim historis atas wilayah tersebut dalam siaran nasional. Dalam pernyataan resmi, juru bicara Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa posisi Inggris telah konsisten selama bertahun-tahun dan tidak berubah, dengan menekankan bahwa keputusan nasib wilayah tersebut harus berdasarkan kehendak penduduk setempat.
Pernyataan itu muncul menyusul pernyataan Milei di media sosial yang menyebut perjuangan atas Kepulauan Falkland sebagai bagian dari upaya mempertahankan kedaulatan nasional Argentina. Ia menegaskan bahwa pemerintahnya akan terus memperjuangkan klaim tersebut tanpa memedulikan reaksi internasional. Pernyataan tersebut dikeluarkan sehari setelah mantan Presiden AS Donald Trump menyiratkan kemungkinan meninjau kembali posisi Amerika Serikat terhadap kedaulatan Inggris atas wilayah tersebut, yang menimbulkan kekhawatiran atas pergeseran dalam hubungan strategis antara kedua negara.
Relevansi referendum tahun 2013 tetap menjadi acuan utama dalam konteks ini, di mana 1.513 dari 1.517 pemilih di Kepulauan Falkland memilih untuk tetap menjadi bagian dari Inggris, menunjukkan konsensus kuat atas status quo. Pernyataan ini menegaskan bahwa hak menentukan nasib sendiri penduduk Falkland merupakan prinsip fundamental yang tidak dapat dikompromikan.
Inggris menegaskan bahwa keberadaan wilayah tersebut tidak hanya didasarkan pada sejarah, tetapi juga pada kehendak politik dan sosial masyarakat setempat. Pernyataan terakhir ini juga menjadi respons terhadap upaya diplomasi Argentina yang kian intensif, sambil tetap menekankan pentingnya dialog damai dan penghormatan terhadap keputusan demokratis.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Ekonomi, Pemerintah Diminta Segera Respons
Erupsi Anak Krakatau picu gangguan transportasi hingga 2.961 penerbangan dibatalkan, berdampak pada pariwisata, logistik, dan pendapatan masyarakat, perlu respons terkoordinasi dari pemerintah.
9 September 2026

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


