Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Inovasi Suntik Cairan Ramah Lingkungan Tuntaskan Karhutla Gambut

Gubernur Kalsel mendukung penuh metode suntik cairan khusus untuk memadamkan bara api di tanah gambut yang terbakar, setelah berhasil menurunkan suhu dari 120°C menjadi 30°C dalam waktu satu menit.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 00.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Inovasi Suntik Cairan Ramah Lingkungan Tuntaskan Karhutla Gambut
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Gubernur Kalimantan Selatan secara langsung memastikan efektivitas metode baru penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah gambut melalui kunjungan ke lokasi penanggulangan di Pengayuan, Banjarbaru. Ia menyaksikan proses suntik cairan khusus ke dalam tanah gambut yang terbakar, sebuah inovasi hasil kolaborasi Bidlabfor Polda Kalsel dengan gagasan Kapolda Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan.

Sebelum pelaksanaan, suhu tanah yang terukur menggunakan drone thermal mencapai 120 derajat Celsius, menunjukkan intensitas kebakaran yang dalam dan sulit dijangkau oleh metode konvensional. Setelah cairan berbahan dasar surfaktan nabati ramah lingkungan disuntikkan hingga kedalaman dua meter, pemeriksaan ulang dengan drone menunjukkan penurunan suhu drastis menjadi hanya 30 derajat Celsius dalam waktu satu menit.

Muhidin menegaskan bahwa hasil tersebut membuktikan secara empiris bahwa metode suntik ini jauh lebih efisien dibandingkan penyiraman air biasa yang tidak mampu menjangkau bara api di lapisan dalam tanah. Ia menilai inovasi ini berpotensi menjadi solusi utama dalam menangani karhutla di area gambut yang kerap menimbulkan asap dan risiko kebakaran ulang.

Dengan berhasil mematikan bara api dalam tanah, Gubernur optimistis penanganan karhutla bisa lebih cepat terkendali dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa jika proses pendinginan ini diterapkan secara menyeluruh, maka asap yang mengganggu kesehatan masyarakat dan mengancam lingkungan dapat diminimalisir secara signifikan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya