Insentif untuk Pemda Unggul Dalam Perluasan Akses Keuangan Diminta
Menteri Koordinator Perekonomian menyampaikan harapan Mendagri agar pemerintah daerah berprestasi dalam perluasan akses keuangan mendapat insentif, dalam rapat koordinasi nasional.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 17.34 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 33x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan usulan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait pemberian insentif bagi pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja unggul dalam memperluas akses keuangan masyarakat. Usulan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Convention Centre, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026).
Airlangga menegaskan bahwa insentif dimaksudkan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi nyata Pemda dalam mendorong inklusi keuangan di wilayahnya. Ia menyampaikan bahwa permintaan tersebut merupakan titipan langsung dari Mendagri, yang berharap Presiden dapat memberikan arahan agar kebijakan insentif segera direalisasikan.
Dalam paparannya, Airlangga menyoroti ketimpangan distribusi penyaluran kredit di tingkat daerah. Jawa Tengah menjadi provinsi dengan penyaluran kredit terbesar, mencapai Rp45,46 triliun atau sekitar 17% dari total nasional. Diikuti Jawa Timur dengan Rp41,84 triliun (16,32%) dan Jawa Barat sebesar Rp27,76 triliun (10%). Di wilayah luar Jawa, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan masing-masing menyalurkan kredit Rp14,8 triliun dan Rp14,5 triliun, dengan kontribusi 5,7% dan 5,68%.
Di wilayah timur Indonesia, penyaluran kredit masih relatif rendah. Nusa Tenggara Timur mencatat Rp2,65 triliun, Maluku Rp1 triliun, serta Papua sebesar Rp1,76 triliun. Airlangga menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap daerah-daerah tersebut agar perluasan akses keuangan tidak semakin timpang. Ia meminta dukungan penuh dari Presiden agar program ini terus menjadi prioritas nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

