Integrasi Layanan Izin TKA Dorong Efisiensi Administrasi
Pemerintah mengintegrasikan sistem perizinan tenaga kerja asing dari tiga kementerian untuk mempercepat proses dan meningkatkan transparansi data.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.32 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah telah menyelesaikan integrasi sistem perizinan tenaga kerja asing (TKA) antara Kementerian Investasi, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Keimigrasian. Proses ini menyatukan tiga platform digital yang sebelumnya berdiri sendiri—OSS, SIAPkerja, dan All Indonesia Imigrasi—dalam satu ekosistem terpadu. Tujuannya adalah mempercepat dan menyederhanakan prosedur izin, mulai dari pengajuan hingga pemantauan pelaksanaan.
Dengan integrasi ini, data perizinan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dapat dipantau secara real time oleh seluruh instansi terkait. Informasi yang terhubung secara langsung memungkinkan pemerintah memantau investasi yang sedang berjalan serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi tenaga kerja asing. Hal ini menekan risiko ketidaksesuaian antara izin dan kenyataan di lapangan.
Menteri Ketenagakerjaan menegaskan bahwa integrasi tidak menghilangkan kewenangan masing-masing kementerian. Setiap tahap tetap ditangani oleh instansi yang berkompeten sesuai bidangnya, namun dengan alur proses yang lebih terkoordinasi dan minim tumpang tindih administratif. Kolaborasi ini merupakan bentuk nyata implementasi arahan presiden dalam memperbaiki layanan publik melalui sinergi antarlembaga.
Pihak terkait menilai integrasi ini sebagai terobosan penting dalam reformasi birokrasi, khususnya di sektor perizinan yang dikenal kompleks. Dengan sistem yang lebih transparan dan terintegrasi, diharapkan proses pengajuan izin TKA menjadi lebih cepat, akuntabel, dan mendukung iklim investasi yang sehat serta berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lurah Diminta Jadi Penggerak Komunikasi Publik Berkualitas
Pelatihan humas bagi finalis Benyamin S Award 2026 tekankan pentingnya komunikasi efektif antara pemerintah kelurahan dan masyarakat.
26 Oktober 2026

700 Ribu Badan Usaha Diblokir Gara-Gara Tak Laporkan Pemilik Manfaat
Kementerian Hukum memblokir 700 ribu badan usaha yang belum melaporkan data pemilik manfaat, sebagai langkah mendukung transparansi dan keterbukaan data perusahaan.
26 Oktober 2026

Pemerintah Diminta Perluas Insentif Listrik untuk Truk dan Bus Komersial
Moeldoko menyerukan ekstensi insentif fiskal bagi truk dan bus listrik guna percepatan transisi energi dan pengurangan emisi karbon nasional.
26 Oktober 2026

Pentagon Rilis Dokumen Ketujuh soal Fenomena Udara Tak Dikenal
Pentagon AS mempublikasikan seri ketujuh dokumen terkait objek terbang tak dikenal, mencakup laporan lapangan, rekaman, dan catatan historis dari periode 1940-an hingga kini.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Suporter Muda Tewas Usai Menonton Laga di Pakansari
Senin, 26 Oktober 2026, 17.54 WITA

Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald Dihentikan
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Kompol Aditia Mulya Tutup Usia Setelah 7 Tahun Koma Akibat Pengeroyokan
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Hakim Perintahkan Jaksa Lanjutkan Pembuktian Kasus Don Ritto dan Nurman
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Samsat Ciledug Blokir McLaren Usai Salah Tagih Pajak ke Mekanik
Senin, 26 Oktober 2026, 17.52 WITA

Susu dan Jerawat: Fakta Ilmiah di Balik Mitos Minum Susu
Senin, 26 Oktober 2026, 17.51 WITA

Pergeseran Pusat Ekonomi Batavia dari Kota Tua ke Pasar Baru
Senin, 26 Oktober 2026, 17.40 WITA

Honda Culture Indonesia Siap Meriahkan Puncak di GBK
Senin, 26 Oktober 2026, 17.39 WITA

