Integrasi Rantai Nilai Tembaga Perkuat Kedaulatan Ekonomi
Pengembangan fasilitas pemurnian emas di Gresik oleh Freeport Indonesia menjadi langkah krusial dalam memperkuat kedaulatan mineral dan nilai tambah nasional melalui integrasi industri dalam negeri.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 07.28 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indonesia kini mempercepat transformasi sektor pertambangan dari eksplorasi mentah menuju ekosistem industri berkelanjutan. Tembaga, sebagai komoditas strategis di era transisi energi dan elektrifikasi global, menjadi fokus utama dalam upaya membangun ketahanan ekonomi nasional. Penguasaan sumber daya dan pengelolaan rantai pasok secara menyeluruh kini menjadi kunci untuk memastikan manfaat ekonomi tetap berada di dalam negeri.
Pemilikan mayoritas melalui MIND ID di PT Freeport Indonesia (PTFI) menjadi fondasi utama dalam strategi tersebut. Fokus tidak hanya pada eksploitasi bijih, tetapi juga pada pengembangan fasilitas pemurnian seperti Precious Metal Refinery (PMR) di Gresik. Fasilitas ini mampu menghasilkan emas batangan murni 99,99% dengan kapasitas tahunan 50 ton emas dan 200 ton perak dari limbah proses pengolahan tembaga. Dengan demikian, nilai dari produk sampingan pun dimaksimalkan secara ekonomis.
Pada Februari 2025, PTFI telah menyerahkan 125 kilogram emas batangan hasil produksi PMR kepada PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), senilai sekitar Rp207 miliar. Penyerahan ini merupakan bagian dari kerja sama jangka panjang yang mencakup pembelian hingga 30 ton emas per tahun. Kemitraan ini menunjukkan sinergi antar perusahaan dalam holding yang bertujuan memperkuat kemandirian pasokan logam mulia domestik.
Data World Gold Council menunjukkan permintaan emas batangan dan koin di Indonesia mencapai 31,6 ton pada 2025, sementara konsumsi emas untuk perhiasan mencapai 16,6 ton, total hampir 48,2 ton—nyaris menyamai kapasitas produksi PMR. Integrasi antara PTFI dan ANTAM bukan sekadar transaksi, melainkan bagian dari strategi membangun rantai nilai yang terintegrasi dari tambang hingga industri hilir.
Dengan optimalisasi produksi Grasberg dan peningkatan kapasitas smelter di Gresik, Indonesia makin dekat pada visi industri pertambangan yang berdaulat. Menurut pernyataan resmi MIND ID, tujuan utama adalah memastikan kekayaan alam tidak hanya diekspor sebagai komoditas, tetapi diolah dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan bangsa. Setiap langkah kini berkontribusi pada fondasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Orang tua diminta meningkatkan proteksi anak dari abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau melalui tindakan preventif dan penanganan dini gejala pernapasan.
10 September 2026

APBN Tangguh Hadapi Lonjakan Harga Minyak
Menteri Keuangan menegaskan APBN masih aman meski harga minyak dunia menyentuh US$100 per barel, dengan defisit tetap di bawah 3% dan ruang fiskal cukup.
10 September 2026

10 Bank Mulai Uji Coba Pemungutan PPN Digital
Sepuluh lembaga perbankan resmi melaksanakan uji coba sistem pemungutan PPN atas transaksi digital luar negeri, sebagai langkah awal perluasan kebijakan pajak digital di Indonesia.
10 September 2026

Tunggal Jaya Investama Perkuat Kendali di IMPC Lewat Pembelian Saham Besar
Perusahaan yang mengendalikan Impack Pratama Industri memperbesar kepemilikan hingga 38,39% lewat pembelian 6,6 juta saham dengan harga rata-rata Rp1.465 per saham pada September 2026.
10 September 2026
Berita Lainnya

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


