Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Investor Fokus pada Kinerja Teknologi dan AI di Bursa Asia

Bursa Asia bergerak bervariasi pada Kamis (22/10/2026), didorong oleh kinerja emiten teknologi AS dan optimisme terhadap pertumbuhan bisnis kecerdasan buatan, sementara saham Meta dan Tesla mencatat hasil kuartalan di atas ekspektasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 09.25 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 71x dibuka
Investor Fokus pada Kinerja Teknologi dan AI di Bursa Asia📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perdagangan saham di kawasan Asia menunjukkan pergerakan yang beragam pada awal sesi perdagangan Kamis (22/10/2026), dengan Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,67%, sementara Nikkei 225 Jepang menguat 0,19% dan S&P/ASX 200 Australia stabil. Pergerakan ini terjadi menyusul kenaikan indeks saham utama AS pada sesi sebelumnya, di mana S&P 500 melanjutkan tren positif selama tiga hari berturut-turut, Dow Jones Industrial Average melonjak 360 poin, dan Nasdaq Composite menguat 1% berkat penguatan saham teknologi serta harapan kuat terhadap pengembangan kecerdasan buatan.

Dalam konteks tersebut, saham Meta Platforms naik 2% dalam sesi extended trading setelah rilis laporan keuangan kuartal III-2026 yang menunjukkan pendapatan lebih tinggi dari proyeksi pasar. Perusahaan juga menyampaikan proyeksi kinerja yang optimistis untuk kuartal berjalan, sementara belanja modalnya dikendalikan lebih ketat dari perkiraan, terutama terkait pengembangan pusat data. Sebaliknya, meskipun Tesla melaporkan pendapatan dan laba kuartal III-2026 yang lebih baik dari estimasi analis, sahamnya justru turun 3% dalam perdagangan pasca-tutupan, menunjukkan ketidaksesuaian antara kinerja dan reaksi pasar.

Sentimen positif terhadap sektor teknologi dan AI diperkuat oleh kinerja SpaceX yang melampaui ekspektasi, serta kenaikan harga saham Micron Technology dan AMD. Selain itu, Super Micro Computer memperbarui proyeksi pendapatan awal untuk kuartal I tahun fiskal 2027 dengan optimisme tinggi. Di sisi lain, Nvidia mengumumkan rencana ekspansi kapasitas produksi global bersama mitra rantai pasok, guna menjawab lonjakan permintaan atas komputasi akselerasi dan platform pabrik AI.

Pasar kini menanti rilis laporan keuangan dari perusahaan AS besar seperti Procter & Gamble, Lockheed Martin, Valero Energy, dan Honeywell, yang akan dirilis pada hari yang sama. Di samping itu, data klaim awal tunjangan pengangguran mingguan di AS juga menjadi rujukan penting bagi investor untuk menilai kesehatan pasar tenaga kerja dan arah kebijakan moneter di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya